Selasa, 09 Desember 2014

Ketika Aku (Tak) Disampingmu

Diposting oleh Nad di 04.42 0 komentar

Haiiii!! Ini cerpen baru gueee :3
Baidewey, tolong promosiin semua cerita yg ada di Blog gue donggg
Supaya banyak yg baca & buat gue makin semangat utk ngelanjutin cerita2nyaaah :3
Twitter : @Karima_NM
Facebook : http://facebook.com/karima.n.medina
***

Ketika Aku (Tak) Disampingmu...

Gadis ini duduk terdiam disalah satu sudut kantin sekolahnya. Matanya sibuk memandang kearah lapangan futsal.

"Haii Via!" sapa seorang gadis berdagu tirus.

Gadis yg dipanggil 'Via' tadi menoleh. "Hai juga, Fy." sahut Via & kembali memandang kearah lapangan futsal.

Ify duduk disamping Via. Ify mengikuti arah pandangan Via. Saat Ify tau siapa yg Via lihat, Ify mendesah pelan. "Alvin lagi?" tanya Ify yg membuat Via tersentak kaget. "Apaan, sih? Jangan sok tau, deh!" elak Via.

"Lupain Alvin, Vi.. Bukan maksud gue untuk membatasi kebebasan lo menyukai seseorang. Tpi bayangin. Lo udah suka sama Alvin berapa lama? 6 tahun, Vi! Dan apa yg dia kasih ke elo? Gak ada!" ujar Ify.

Via menunduk. Air matanya sudah hampir menetes. Itu benar. Via sudah menyukai Alvin selama 6 tahun.

Melihat Via yg hanya diam, Ify kembali melanjutkan. "Vi, gue tau rasanya jadi elo. Tanpa gue ceritain, lo pasti udah tau. Gue cuma gak mau elo ngerasa apa yg gue rasain. Cukup gue aja yg ngerasain sakitnya, Vi. Jangan elo lagi.." ujar Ify lagi. Mata Ify berkaca-kaca. Ify menahan tangisnya.

Air mata yg Via tahan daritadi akhirnya keluar membuat aliran sungai kecil di pipi chubbynya. "Gue.. Gue gak tau, Fy. Gue benci Alvin. Tpi gue juga sayang sama dia.. Gue bingung, Fy." isak Via.

Ify menguatkan dirinya untuk tidak ikut menangis. "Vi, Alvin selalu nganggep lo nggak ada. Dia nggak pernah ngeliat kebaikan elo ke dia selama ini. Gue gak bermaksud untuk menghasut elo. Tpi sebagai sahabat, gue pengen ngeliat elo bahagia," Ify mengambil jeda sebentar. Menahan air matanya yg hampir jatuh. Sedangkan Via hanya mampu terisak. Perkataan Ify memang ada benarnya.

"Lihat Alvin, Vi! Dia malah memilih Shilla yg baru dia kenal daripada elo! Oke, gue ngerti. Mungkin memang susah buat ngelupain orang yg udah 6 tahun lo sayang. Tpi gue mohon, Vi. Lo lupain Alvin.. Gue nggak tega ngeliat elo yg tiap malam nangis gara-gara Alvin.." mohon Ify.

Via memejamkan matanya. "Fy, gue tau maksud lo baik. Thanks buat semua nasihat lo selama ini. Tpi gue juga mohon ke elo, supaya kasih gue waktu buat berfikir untuk mencari jalan yg akan gue tempuh," Via berhenti sejenak. Ia alihkan matanya kearah lapangan futsal. Hatinya teriris saat melihat Shilla yg sedang memberikan sebotol air mineral kepada Alvin yg baru saja selesai latihan futsal. Andaikan...

"Gue pengen sendiri dulu. Gue mau berfikir mana jalan yg terbaik buat gue." lanjut Via. Sedetik kemudian, Via beranjak meninggalkan Ify sendirian.

Ify memandang punggung Via yg semakin menjauh. "Gue tau lo tulus sayang sama Alvin, Vi. Lo berbeda dengan cewek2 lain. Gue harap, Alvin gak akan menyesal udah sia-siain elo." lirih Ify pelan.
***
Via menatap langit2 kamarnya. Mengingat kisahnya selama 6 tahun ini. Ia kembali teringat kata2 Ify. Via menghela nafas pelan. Ia mengambil dompetnya yg berada diatas nakas. Via membuka dompetnya, & mengambil sebuah foto yg berada didalamnya. Foto Alvin.

"Kapan gue bisa kayak Shilla, Vin?" lirih Via. "Yang selalu lo perhatiin, yang selalu lo sayangin, yang-" Air mata Via menetes. Via tak sanggup melanjutkan ucapannya.

"Gue benci elo, Vin! BENCI!" teriak Via tertahan. Air matanya mengalir semakin deras.

"Tapi gue gak tau gimana menunjukkan rasa benci gue itu.." lirih Via pelan.

Via menghapus air matanya. Via merobek foto Alvin yg berada ditangannya. "Gue udah cari jalan untuk bisa lupain lo, Vin. Dan sepertinya... Gue udah tau jalan keluarnya." ujar Via.

"Gue akan pergi dari kehidupan lo"
***
Via berjalan kearah ruang keluarga tempat orang tuanya berada. Via merupakan anak bungsu dari 2 bersaudara. Kakaknya yang bernama Irva sedang melanjutkan kuliah di London. Dan itu salah satu alasan ia sangat dekat dengan Ify.

"Ma, Pa, Via mau ngomong sesuatu" ujar Via sambil duduk disamping sang mama.

"Ngomong apa, sayang?" tanya mama Via lembut.

Via menatap kedua orang tuanya secara bergantian. "Via mau ngelanjutin kuliah ke London kayak kak Irva." ujar Via pelan.

Papa & mama Via tampak kaget. "Apa kamu yakin, sayang? Kakakmu akan tinggal disana.." papa Via bersuara.

Via mengangguk. "Via yakin, pa. Kalau papa & mama bolehin, Via juga mau tinggal di London bareng kak Irva. Via pengen ngejar cita-cita Via disana." jawab Via mantap. 'Dan untuk melupakan Alvin' batinnya melanjutkan. Tekadnya sudah bulat.

Orang tua Via saling berpandangan. "Oke. Klu itu mau kamu, mama & papa mengizinkan kamu untuk tinggal disana." ujar papa Via.

Mata Via berkaca-kaca. Lalu ia memeluk kedua orang tuanya. "Makasih pa, ma. Via janji, akan sering2 pulang ke Indonesia."
***
Ujian Nasional telah dilaksanakan oleh murid2 SMA seluruh Indonesia. Banyak diantaranya yang mulai bernafas lega. Seperti murid2 ALANA HIGH SCHOOL. Mereka mulai bisa untuk kembali bersantai. Sekedar untuk berkumpul/berbincang.

"Vi, apa lo yakin untuk ngelanjutin kuliah sekaligus pindah ke London?" tanya Ify yg sedang duduk dibangku taman kota bersama Via.

"Tekad gue udah bulat, Fy. Lagipula, papa gue udah ngurus kepindahan gue ke London." jawab Via.

"Gue pasti akan kangen bget sama lo, Vi." ujar Ify.

Via menatap Ify, lalu memeluknya. "Thanks, Fy. Thanks buat support lo selama ini. Lo sahabat terbaik gue. Gue juga pasti kangen bget sama elo. Lo udah jadi kakak kedua buat gue." isak Via. Ify ikut menangis.

"Gue akan ikutin semua nasehat lo selama ini." lanjut Via.

Ify melepaskan pelukannya. "Gue pegang janji lo!"
***
#MalamKelulusan
Malam ini, ALANA HIGH SCHOOL mengadakan Promnight untuk perpisahan kelas XII.

"Ifyyyyy!!" teriak Via saat memasuki aula indoor.

"Haiiii" sahut Ify.

"Cieee, cantik bget lo malam ini." puji Ify ke Via.

"Lo juga, kok." jawab Via. Keduanya lalu berjalan mendekati panggung karena acara telah dimulai.

Di panggung terlihat Alvin yg sedang memberi kata sambutan singkat sebagai perwakilan kelas XII. Setelah memberi kata sambutan, Alvin turun dan berjalan kearah Shilla sambil tersenyum.

Via hanya tersenyum miris melihat hal itu. Ify menepuk bahu Via pelan. Membuat Via tersentak kaget. "Kenapa, Fy?" tanya Via.

Ify menghela nafas. "Jangan liatin Alvin terus. Ntar hati lo tambah sakit, Vi." ujar Ify.

"Nggak kok, Fy. Gue cuma mau liat Alvin utk terakhir kalinya, sebelum gue pergi ke London." sahut Via lirih.

Ify menatap Via. "Btw, lo kpan berangkat ke London?" tanya Ify.

"Besok, Fy." jawab Via.

Ify terkejut. "Besok?! Cepet banget?!"

Via terkekeh. "Lebay ah lo. Iya. Soalnya gue udh diterima disalah satu university di London. Gue ambil design interior." sahut Via.

Ify mengangguk pelan. "Yaudah. Semoga lo bisa sukses & bisa meraih cita-cita lo. Jangan pernah lupain gue ya!" ujar Ify sambil memeluk Via dengan erat.

Via balas memeluk Ify. "Yes, I promise." janji Via. Dalam diam, Via menangis di pelukan Ify. Sungguh, ia sangat berat meninggalkan Indonesia. Tpi demi meraih cita-citanya, ia rela meninggalkan tempat kelahirannya ini.

"Tuhan, tolong lindungi orang-orang yang aku sayang. Aku janji, aku akan memberikan yang terbaik untuk mereka."
----------------

AKHIRNYAAAAAA!!!
Ini cerpen selesai juga :3
Btw, rencananya bakal buat sequel buat nih cerpen.
Doain aja deh yaa ;3
Hihi
Buat cerbung/cerpen yg belum gue lanjut, secepatnya bakal gue lanjut
Tunggu UAS selesai dulu XD

Rabu, 20 Agustus 2014

I Found My Love at Manado City

Diposting oleh Nad di 06.26 0 komentar
Haiii! Ini cerpen selingan cerbung2 gue nihh.. Hihihi
Semoga kalian suka yaa;)
Cek it out!


I Found My Love at Manado city -Part 1-

4 gadis ini sedang duduk menunggu. Keempatnya sedang berada diruang tunggu Bandara Soeta. Keempat gadis ini adalah, BLINK. Girlband yg sedang naik daun saat ini.
BLINK akan berangkat ke Manado. Mereka akan menyapa Blinkstar-sebutan untuk fans BLINK- Manado.
BLINK terdiri atas 4 gadis cantik, yaitu :
1. Alyssa Saufika Umari, yg akrab disapa Ify. Ify merupakan juru bicara BLINK. BLINK sangat mahir memainkan beberapa alat music. Seperti piano, gitar, & drum. Namun, Ify paling mahir memainkan alat music piano. Ify cukup modis dalam berpenampilan. Ify memiliki sifat yg kalem dibandingkan dg personil BLINK lainnya. Namun, jika Ify bertemu dg Via, sikapnya bisa berubah 180 derajat.

2. Sivia Azizah, yg akrab disapa Via. Via sangat mahir mengimprovisasikan nada. Suaranya yg tinggi, mendukung pengimprovisasian nadanya. Via orangnya cukup bawel. Sama seperti Ify, Via cukup modis dalam berpenampilan. Dibalik sifat hebohnya, Via memiliki sifat yg perhatian. Wajahnya yg terkesan jutek, sangat bertolak belakang jika gadis ini sedang tertawa.

3. Agatha Pricilla, yg akrab disapa Prissy/Pricill. Pricilla personil termuda di BLINK. Namun, ia memiliki sifat keibuan yg cukup menonjol. Dibalik sifat keibuannya, Pricilla juga mudah panic. Pricilla mahir memainkan gitar. Pricilla sangat update tentang fashion. Membuatnya sangat modis dalam berpenampilan.

4. Febriani Rastanty, yg akrab disapa Febby. Febby merupakan personil tertua di BLINK. Febby memiliki sifat yg cukup tegas & dewasa, membuat personil BLINK lainnya cukup menyegani Febby. Suara Febby yg unik, membuatnya cukup dikagumi para Blinkstar. Febby sangatlah update tentang fashion. Membuatnya tak kalah modis dg Pricilla.
***
BLINK mulai memainkan gadget masing2. Sesekali tersenyum saat ada beberapa Blinkstar yg memanggil mereka. Tak berapa lama kemudian, pengumuman bahwa pesawat yg akan mereka tumpangi akan segera take off. BLINK beserta bbrpa crew, bersiap membawa sejumlah tas jinjing yg sengaja tak disimpan di bagasi pesawat.
Didalam pesawat, mereka mencari nomor tempat duduk yg akan mereka duduki. Setelah menemukan tempat duduk masing2, mereka mulai menyibukkan diri menunggu pesawat sampai ditujuan.
***
Setelah hampir 2 jam didalam pesawat, akhirnya pesawat itu landing dg sempurna di bandara Manado. BLINK turun dari pesawat, & berjalan mendekati bus yg akan membawa mereka ke gedung utama bandara.

“Aaaahhh.. Manado!! I’m back!!” teriak Pricilla histeris. Tak peduli dg orang2 disekitarnya yg memandang Pricilla dg pandangan heran. Pricilla sendiri hanya nyengir saat menyadari bahwa ia sedang diperhatikan.

“Yeay!! Ini ketiga kalinya kita ke Manadoo” ujar Via girang. Ya, sebelumnya sudah 2x BLINK ke Manado. Itu karena mereka diminta untuk mengisi event di kota itu. Namun sekarang, BLINK akan menghibur para Blinkstar Manado. BLINK mengadakan MnG di alun-alun indoor Manado secara GRATIS!

“Akhirnyaaa.. Kita bisa balik lgi kesini” ujar Ify

“Udah udah. Sekarang kita langsung ke gedung utama. Soalnya salah satu crew MnG udh nungguin kita disana” ujar Febby. BLINK pun menaiki bus.

Sesampainya di gedung utama, mereka disambut oleh segerombol Blinkstar yg histeris meneriakkan mereka.

“BLINKKKK!!!”

“IFYYYY!!”

“VIAAAA!!”

“PRICILLAAA!!”

“FEBBYYYY!!”

Begitu kira2 yg diteriakkan Blinkstar. BLINK tersenyum lalu melambai-lambaikan tangannya ke Blinkstar. Kemudian, mereka segera menaiki mobil alphard dri pihak management, dg pengawalan yg cukup ketat dikarenakan Blinkstar yg mencoba mendekati BLINK.
Dari dalam mobil, BLINK melihat beberapa Blinkstar yg menangis karna tidak bisa mendekati BLINK.

“Gak tega gue ngeliat mereka kyk gitu” ujar Febby

“Tapi Febb, ini juga demi kita. Bisa2 bonyok kita klu disitu terus” canda Pricilla. Ify & Via tertawa mendengarnya.

“Hahaha. Iya juga sih, Cill” sahut Febby mengiyakan.
***
Kurang lebih 20 menit kemudian, BLINK sampai di hotel tempat mereka menginap. Mereka segera check in, lalu mencari kamar bernomor ‘237’. Setelah menemukan kamar itu, BLINK memasuki kamar, & merebahkan tubuh diatas 4 kasur yg telah disediakan.

“Hftt.. Capek juga” gumam Ify

“Kalian istirahat ya. Karna MnG kalian diadakan malam ini, tepat jam 7” ujar salah satu crew yg memasuki kamar BLINK. BLINK mengangguk. Lalu crew itu keluar. BLINK memutuskan untuk tidur sebentar. Untuk melepas penat.
Waktu menunjukkan pukul 18.30. BLINK sudah siap mengenakan pakaiannya.
Ify memakai baju tak berlengan berwarna putih yg dibalut cardigan toska-pink sesiku. Tak lupa celana jeans selutut yg berwarna toska. Ify menata rambutnya sedemikian rupa. Rambutnya ia biarkan tergerai, dg bendana pink ia sematkan dikepalanya.
Via memakain baju lengan panjang berwarna kuning yg dibagian kerahnya berwarna merah. Via memakai celana jeans panjang berwarna merah. Via mengikat rambutnya dg model kuncir kuda, dg ikat rambut berwarna merah juga.
Pricilla memakai baju tak berlengan berwarna orange, yg dibalut dg rompi berwarna putih. Pricill memakai rok selutut berwarna putih dg motif polkadot orange, dg belt orange yg terpasang di pinggangnya. Pricill jg mengikat rambutnya dg model yg sama dg Via.
Febby memakai baju tak berlengan berwarna hijau muda, dg rompi berwarna fuchsia. Febby memakai rok hijau muda selutut dg belt fuchsia dipinggangnya. Febby menata rambutnya dg di keriting gantung. Febby menyematkan bendana fuchsia di kepalanya.
BLINK berkumpul, lalu berdoa bersama untuk kelancaran acara. Selesai berdoa, keempatnya segera menaiki panggung. Terdengar suara riuh para Blinkstar yg memanggil-manggil mereka. Senyum BLINK mengembang. Keempatnya semakin semangat untuk menghibur para Blinkstar.

“Selamat malam Blinkstar!!” sapa Via

“Malam!!” sahut para Blinkstar

“Yeay!! Makasih atas semangatnya yaa” ujar Pricilla

“Untuk Blinkstar, kita akan menyanyikan sebuah lagu khusus untuk kalian. Judul lagunya, BLINKSTAR!” ujar Ify semangat. Lalu BLINK mulai menyanyikan lagu Blinkstar. BLINK juga menyanyikan bbrpa lagu hits mereka yg lain. Seperti OMG, Blinkin’, Andaikan, Ini Cinta, Love You Kamu, That’s My Boy, Semakin Gila, & Rindu. Selesai menyanyikan semua lagunya, mereka mengadakan 2 games. Masing2 games, terdapat 8 Blinkstar beruntung yg naik keatas panggung. Games selesai. Itu berarti, MnG juga selesai.

“Oke Blinkstar. Terima kasih karna kalian udh datang. Kami seneng bget bisa ketemu sama kalian. See yaaa!!” ujar Ify sambil melambaikan tangannya diikuti personil BLINK yg lain.

“Semoga dilain kesempatan, kita bisa ketemu lagi. Bye” lanjut Febby. BLINK menuruni panggung.

“Huuaaaaa.. Blinkstar luar biasaaa!!” teriak Via girang yg dibalas anggukan oleh personil BLINK lainnya.

BLINK membuka account twitter masing-masing.

@Ify_Blink : Yeay! Senengnya bisa ketemu Blinkstar Manado^^ Semoga kita bisa ketemu lgi yaa. Laftyuu<3

@FebbyBlink : Gak nyangka bget ternyata Blinkstar Manado sangat LUAR BIASA! Laff guys<3

@PricillaBlink : Makasih Blinkstar Manado yg udah datangg. Makin sayang deh sama Blinkstar{}

@SiviaBlink : Blinkstar Manado keren bingit yess! :D Semangatnya luarrr binasaaa>,< hahaha

BLINK berjalan menuju mobil alphard yg sudah menunggu. Terlihat Blinkstar yg mencoba mendekati BLINK. Beberapanya sempat foto bareng & mendapat TTD BLINK. Sampai pada akhirnya, BLINK memasuki mobil. Masih terdengar para Blinkstar yg terus meneriaki BLINK. Terdengar juga, para Blinkstar yg menyanyikan bbrpa lagu BLINK seperti: Best Friend. BLINK hnya tersenyum. Mobil tersebut melaju meninggalkan alun-alun, & membawa BLINK ke hotel.
***
          Pagi hari di Manado cukup cerah. BLINK berada di Manado selama beberapa minggu. Kurang lebih 1 minggua-an. Itu dikarenakan, BLINK juga ada jadwal pemotretan. Dan BLINK jg diundang di sebuah MnG. BLINK tidak tau itu MnG siapa. Yg jelas, BLINK menjadi guess stars di MnG tersebut.

“Guys! Roti & teh hangat udah siap, nih!” teriak Pricilla dri ruang makan. Ify, Via, & Febby yg sebelumnya sibuk menonton TV, langsung berlari kearah ruang makan.

“Yeay! Makasih cantikk” ujar Via ke Pricilla. Pricilla hnya mengangguk kecil. Selesai sarapan, BLINK bersiap-siap ke tempat pemotretan. Kali ini, mereka akan pemotretan di studio.


#Studio Pemotretan
BLINK telah sampai di studio. Tak ingin lama-lama, mereka segera mengganti baju. Setelah itu, BLINK mulai mengambil pose untuk pemotretan. Setelah kurang lebih 1 setengah jam, pemotretan selesai. Dan dilanjutkan lagi lusa, di pantai Malalayang, Manado.

“Guys, besok kita ke mall yuk! Cari oleh2” ajak Pricill

“Oke. Jam berapa?” tnya Via

“Jam 2 siang?” tnya Pricill balik

“Oke, gue setuju” sahut Ify

“Gue juga” lanjut Febby

“Yeay!” girang Pricill. Kemudian mereka sibuk bercerita tentang keindahan kota Manado yg mereka ketahui.
***
Ditempat lain…

“APA?! BLINK JADI BINTANG TAMU DI MnG AKU??” kaget seorang pemuda saat mendengar ucapan mamanya

“Loh, memangnya kenapa? Gpp dong nak. Jadi, fans kmu juga ada hiburan lain” ujar sang mama

“Tapi ma, ini MnG aku. Ini khusus buat aku. Masa harus ada BLINK juga?” Tanya sang pemuda

“Yo, BLINK itu bintang tamu. Dan kebetulan, tadi malam BLINK mengadakan MnG di alun-alun indoor. Dan kebetulan juga, mereka ada jadwal pemotretan disini. Jadi, mama & pihak MnG mengundang BLINK” jelas sang mama

Pemuda yg di panggil ‘Yo’ tadi mendengus. “Tapi ma-”

“Mario, ini juga untuk kamu. RiSE pasti seneng liat BLINK. Lgipula, disitu ada Ify & Via kan? Temen kamu waktu di Idola Cilik” potong sang mama

Rio-pemuda tadi- mendengus, “Mama..” rengek Rio

“Kenapa lagi, Yo? Kamu sudah besar. Ada apa, sih? Kan kmu sudah kenal dg Ify & Via” ujar mama Manda-mama Rio- tegas

Rio kembali mendengus, “Iya iya. Terserah mama” pasrah Rio. Mama Manda tersenyum, lalu meninggalkan Rio yg duduk sendirian di ruang tamu. Tak lama kemudian, kak Acel-kakak Rio- turun dari tangga. Ia menghampiri Rio.

“Lo kenapa, Yo? Kok muka lo ditekuk gitu?” tnya kak Acel bingung

“Di MnG gue nanti, bakal ada BLINK sebagai bintang tamu” jawab Rio malas

Kak Acel membelalakkan matanya, “HAH?! BLINK?! YANG ADA IFY & VIA ITU?” kaget kak Acel

Rio mengusap telinganya. Kak Acel berteriak didepan telinganya! Yg benar saja?? “Ck, iya” sahut Rio

“Yee bagus, dong. Jadi, bisa reunian kecil2an” ujar kak Acel santai

“Iya, sih. Tapi kan ini MnG khusus buat gue & RiSE. Masa-”

“Yo, lo kenapa, sih? Apa karna ada Ify & Via? Ada apa memangnya?” tnya kak Acel memotong bantahan Rio.

“Gue malu kak” sahut Rio

Kak Acel tertawa mendengar jawaban Rio. “Hahaha.. yo yo. Kok lo malu, sih? Ampun deh” ujar kak Acel disela tawanya

Rio mendelik, “Kan gue udh lama gak ketemu sama mereka. Terakhir ketemu, ya waktu GF Idola Cilik 3. Tahun 2010” jelas Rio

Kak Acel berhenti tertawa, “Iya juga, sih. Lo udh 4 taun gak ketemu mereka. Eh, tau gak, Yo?”

“Kenapa?”

“Kayaknya Ify makin cantik ya?”

“Apaan sih lo, kak? Biasa aja”

“Cieee… Ketemu sama COUPLE yg penah menduduki sebagai COUPLE terfaforit wktu di Idola Cilik dulu..”

“Apaan sih kak Acel??”

“Kesel gue sama fansnya Bagas-Cindai. Siapa tuh namanya?? BaDai scatic, eh salah, BaDai Static maksudnya. Klu gak ada tuh couple, RiFy pasti ttp COUPLE nomor 1 (Sorry BDS. Just story.. Gak mungkin kak Acel ngomong gitu:3 Jdi, jgan tersinggung ya;))”

“Udah, deh. Jangan gangguin gue mulu” Rio mulai kesel

“Eh, Yo. Kira-kira, fans RiFy itu masih banyak gak ya? Siapa tuh? RFM ya klo gak salah?” tnya kak Acel memancing Rio

“Iya, RFM” jawab Rio(Kalo Rio bener2 ada bilang gini, RFM langsung tumpengan besar2an:D XD Hahhaa)

“Cieeee tau RFM cieee” goda kak Acel

“Kak Acel, stop ah!” kesal Rio

“Yo, tdi di BBM gue, gue ada liat salah satu Blinkstar yg foto bareng Ify. Gilaaaa.. Ify cantik bget, Yo. Beh, kalo lo liat, lo pasti terpana, deh. Behelnya udah di lepas, Yo. Ampun deh, cantik bget, Yo” cerocos kak Acel

“Apaan, sih” elak Rio. Entah kenapa, rasa cemburu merayapi hatinya saat kak Acel memuji-muji Ify. Rio mengakui. Ify memang sangat cantik sekarang. Beberapa kali saat membuka twitter, ia melihat Rise yg meng-upload foto2 terbaru Ify ke twitter. Behel yg sempat dipakai oleh gadis itu, sudah dilepas. Tubuhnya yg tinggi & proporsional, membuatnya semakin cantik. Yaa..

“Ciee cemburu..” goda kak Acel semakin menjadi

“Terserah!” sahut Rio. Rio berjalan menaiki tangga, & memasuki kamarnya. Meninggalkan kak Acel yg tertawa melihat tingkahnya.

***
#Dikamar Rio
Rio membuka account twitter-nya. Benar saja. TL-nya heboh dg kedatangan BLINK ke Manado. Tak sedikit yg memposting foto2 BLINK saat MnG. Ada juga yg menceritakan pengalamannya saat datang di MnG BLINK tersebut.
Rio membuka notif-nya. Rio menganga saat melihat isi notif-nya yg rata2 hampir sama. Banyak Rise yg bertanya,

‘Kak Rio.. BLINK nnti jdi bintang tamu di MnG kamu di Manado ya?’

‘Yo, katanya BLINK jadi bintang tamu di MnG kamu ya?’

‘Kak Iyo, MnG kamu di Manado ada BLINKnya kan? Yeay!’

‘Serius kak, di MnG kamu nanti ada BLINK? WOW!!!’

Rio menggeleng-gelengkan kepalanya. Cepat sekali info itu menyebar. Tau drimana mereka? Ckckck. Rio merebahkan tubuhnya, lalu memejamkan matanya untuk tidur.
***
BLINK sedang berkumpul di balkon kamar hotel. Ify yg sibuk bermain games di HPnya, Via yg sibuk membolak-balik majalah, Febby yg OTPan sama Derby*ecieee, & Pricill yg sedang membuka account twitternya.

“Guys” panggil Pricill

Ify, Via, & Febby menghentikan aktifitasnya. Mereka menoleh kearah Pricill seolah mengatakan ‘Ada apa?’

“Gue liat di twitter, katanya kita bakal jadi bintang tamu di MnG-nya Riostevadit. Itu Rio Idola Cilik, kan?” tnya Pricill

“WHAT?!” kaget Ify

“Ck, lo kenapa sih, Fy? Gue juga kaget, tpi gak kyk elo juga” omel Via. Via kaget karna Ify berteriak didekatnya. Via mengusap-usap telinganya

“Sorry, Vi. Refleks” sahut Ify kalem

“Yang bener, Cill? Waahhh.. RFM bakal seneng banget nih pasti” ujar Febby sambil melirik Ify yg sedang memainkan HPnya

Ify sontak menoleh kearah Febby, “Maksud lo?” tnyanya ketus

Via terkikik, “Woles aja, neng. Biasa aja ekspresinya” ujar Via

Ify mendengus.

“RFM? Itu singkatan dri RiFyManiac kan? Fans nya couple Idola Cilik. Rio-Ify” ujar Pricill sambil menaik-turunkan alisnya kearah Ify

Wajah Ify sedikit memerah, “Kalian apaan, sih?”

“Wow! Muka Ify merah loh.. Cieee neng Ifyy” goda Febby

“Stop godain gue!” kesal Ify

“Cill, Febb, mau tau gak? Dulu, sebelum ada couple BaDai(Apaan sih. Couple BaDai disalahin mulu-_- haha gak deng:v Sekali lgi, ini just story ya BDS. Jgan pada tersinggung;)), Couple RiFy itu couple nomor 1 loh! Bayangin tuhh” ujar Via menggebu-gebu

“Serius, Vi? Wah.. Berarti anak2 IFC & siapa nama fansnya Rio? Ri.. Ri.. Nah iya, RiSE udh pada setuju dong yaaah??” goda Pricill

“Tapi jujur, sih. Gue aja setuju banget sama couple RiFy. Kayaknya klop gituu” ujar Febby

Ify memanyunkan bibirnya, “Kok jadi bahas ini, sih? Gak penting” ketus Ify

“Masa sih gak penting? Dulu kayaknya sering bget mentionan sama Rio. Sampe pernah rela begadang untuk ngucapin HBD ke Rio. Pernah juga ngucaping happy anniv Rise. Dan begitu pula dengan Rio(Aaa kangen:”D). Haduh.. Co cwit bget cihh” ujar Via dg ekspresi lucunya

“Itu kan dulu Viaaa” elak Ify

“Ada rasa tak wajar, yang datang menghampiriku. Kau memberiku cinta, dan membuatku bahagia” Pricill menyanyikan sebait lirik lagu BLINK – Cinta Pertama

“Aku untuk kamu, kamu untuk aku. Namun semua apa mungkin? Iman kita yang berbeda.. Tuhan memang satu, kita yang tak sama.. Haruskah aku lantas pergi? Meski cinta takkan bisa pergi..” Via menyanyikan reff lagu Marcell – Peri Cintaku

“Vi, itu song theme nya RFM, kan? Yg sering RFM pake klo buat video2 tentang RiFy itu?” tnya Febby antusias

“Yaps! Bener banget” jawab Via

“Aaah. Udah ah. Udah malem. Mending kita tidur aja” ujar Ify sambil memasuki kamarnya

“Cieee yg mau cepet2 mimpiin abang Iyoo” goda Pricill

“Gak lucu!” ketus Ify. Ify berbaring, lalu menutup selimut sampai keseluruh tubuhnya. Via, Pricill, & Febby terkikik melihat tingkah Ify.

“Karma ada loh, Fy” goda Febby lagi

“BERISIK!” teriak Ify dari dalam selimutnya. Via, Pricill, & Febby semakin tertawa melihat ulah Ify. Namun, beberapa menit kemudian, Via, Pricill, & Febby pun ikut tidur. Mulai melayang ke alam mimpi..
BLINK saat ini berada di pusat perbelanjaan yg berada di Manado. BLINK mulai mencari-cari oleh2 untuk keluarga mereka yg ada di Jakarta.
Ify membeli gantungan kunci, baju, dan bbrpa barang lainnya yg berbau Manado.

Prissy membeli baju, pernak-pernik, & lainnya.

Via membeli baju, pernak-pernik, & bbrpa barang lainnya.

Febby membeli baju, gantungan kunci, gelang, & kalung berbau Manado.

Puas berbelanja, BLINK pergi ke café yg tak jauh dari tempat mereka berbelanja. Sebelumnya, mereka menyimpan barang2 belanjaannya di mobil. BLINK memakai kacamata, jaket, dll, untuk menutupi identitas mereka.

#Di Café
Pesanan BLINK sudah datang. Mereka mulai memakan makanannya. Via sesekali mengalihkan pandangannya kesekitar pengunjung café.
Saat melihat ke ujung café, Via menyipitkan matanya melihat orang itu. Sedetik kemudian, matanya terbelalak kaget.

“Fy fy. Coba lo liat ke ujung café, deh!” suruh Via sambil menunjuk kearah yg ia maksud

Ify melihat kearah yg Via tunjuk, lalu mengernyit heran. “Emng ada apa? Itu ada 2 anak cowok, kan? Masa lo gak tau?” tnya Ify

Via mendengus kesal, “Ify sayanggg.. Itu bukannya Rio sama kakaknya?” tnya Via gemas

Ify menyipitkan matanya melihat kedua pemuda itu. Dan langsung menutup mulut dg kedua tangannya, “Oh my God!!” pekik Ify tertahan. Prissy & Febby menatap Ify heran.

“Lo knpa, Fy?” tnya Pricill

“…” Ify tak bergeming. Ia masih sangat kaget melihat Rio yg berada di café ini bersama kak Acel. Ah, pemuda itu semakin tampan saja. Semakin tinggi, dan senyumnya.. ehm, semakin manis. Aish! Gue kenapa sih? Ahh.. Nonono!

“Vi, si Ify knpa? Kok kyknya kaget gitu?” tnya Febby ke Via

“Coba kalian liat kearah ujung café, disitu ada 2 cowok. Dan itu adlh Rio  & kak Acel” jelas Via. Febby & Pricill menurut. Mereka melihat kearah pojok café, & mata keduanya terbelalak kaget. Itu memang Rio & Acel!!

“Ya ampun…” lirih Ify pelan yg langsung menyadarkan Febby & Pricill dri keterkejutannya.

“Samperin, yuk!” ajak Pricill

Ify memelototkan matanya. Kaget dg ajakan Pricill. “What?! NO!” tolak Ify

“Ayolah, Fy.. Anggep aja reuni sama temen lama” mohon Febby

“Via, lo mau, kan?” tnya Pricill dg muka memelas

“Gue sih mau-mau aja. Toh, si Rio juga temen gue” jawab Via santai

“Haduh.. Ngapain, sih?? Mending pulang aja, yuk! Udh selesai makan semua, kan?” Ify tetap kekeuh tidak mau menemui Rio

“Fy, please… Sekali-sekali” mohon Febby

“Sekali-sekali? Ntar di MnG-nya dia, kita bakal ketemu dia” tolak Ify

“Please..” mohon Pricill dg wajah yg super duper melas

“Oke. Tap-”

“Yeay!! Yuk, samperin sekarang!” potong Pricill sambil menarik tangan Ify dg semangat. Diikuti dg Febby & Via yg terkikik melihat Ify yg terus menggerutu.

“Hai!” sapa Pricill ke dua orang pemuda
***
“Hai!” sapa seorang gadis

Rio & kak Acel menoleh ke sumber suara. Mereka mengernyit melihat gadis tadi tersenyum sambil menggandeng tangan gadis lain. Dibelakang kedua gadis itu, ada 2 gadis lain yg sibuk terkikik.

“Kalian siapa?” tnya Rio pada akhirnya. Rio mengira bahwa gadis2 adalah RiSe.

BLINK minus Ify menepuk keningnya. Mereka lupa melepas kacamatanya. BLINK melepas kacamatanya. Diikuti Ify yg dengan malas, ikut melepas kacamatanya.

“BLINK?!” kaget kak Acel

“Ssstttt” ujar Pricill. Kak Acel nyengir.

“Ada apa kalian kesini?” tnya Rio datar(Tega bget.. Hiks)

“Yee.. Ini kan tempat umum. Emng gak boleh?” jawab Via jutek

“Yaa.. Maksud gue, kok kalian bisa ada disini?” tnya Rio

“Kita habis shopping…” jawab Pricill

“Oiya, kita gak disuruh duduk, nih?” lanjut Pricill

“Eh, haha, duduk aja kalii” sahut kak Acel. BLINK duduk dibangku kosong yg masing2 berada disamping Rio & kak Acel(Ceritanya kak Acel sama Rio itu duduknya berhadapan).

“Eh, Yo. Lo masih inget sama 2 cewek ini?” tnya Febby sambil menunjuk Via & Ify

“Ya masihlah. Kan mereka senior gue waktu di Idola Cilik. Via & Ify, kan?” jawab + tnya Rio balik. Via & Ify mengangguk

“Lo udh kenal sama Pricill & kak Febby, kan?” tnya Via

Rio terkekeh, “Kenal dong.. Siapa yg kenal dg BLINK? Girlband yg lgi naik daun. Yg pastinya terkenal” jawab Rio. BLINK minus Ify ikut terkekeh.

“Fy, lo kok diem aja?” tnya kak Acel

Ify tersenyum, “Gpp, kok” jawabnya

“Lo masih inget sama Rio kan, Fy?” tnya kak Acel lgi

“Ya ingetlah. Cowok yg dulu gue kirain pendiem, eh taunya malah gak bisa diem. Haha, klo ingat itu gue langsung tobat. Khilaf gue pernah nyangka kalo Rio itu pendiem” jawab Ify disertain tawanya. Via, Febby, & Pricill ikut tertawa mendengarnya.

“Yee.. Itu sih karna lo-nya aja yg belum kenal sama gue” ujar Rio

“Biasa aja kaleeee” sahut Ify

“Gue dulu juga ngira klo Ify pendiem. Tapi sekarang, gue tarik semua kata2 gue” ujar Rio

“Maksud lo?” tnya Ify

“Lupain aja” jawab Rio

“Yee Rio mah” ambek Ify. Rio tertawa.

“Ehem ehem. Cill, kyknya ada yg jual kacang ya?” sindir Via

“Iya, Vi. Dritdi kyknya kita gak dianggep” sahut Pricill

“Dunia terasa milik berduaa” sambung Febby

“Maklum, teman lama yg bertemu kembali. Haha” sambung kak Acel juga

Cinta lamaku bersemi kembali, cinta lamaku bersemi kembali. Kisah cinta lamaku kini t’lah bersemi kembali” Via menyanyikan sebait lagu CLBK

Ify mengerucutkan bibirnya, lalu melipat kedua tangannya didepan dada. Sedangkan Rio hnya menggaruk kepalanya yg tidak gatal.

“Hahahahaha” tawa Via, Pricill, Febby, & Kak Acel pecah. Melihat ekspresi & gerak tubuh RiFy, sepertinya mereka berdua sedang salting.

“Aah, udah ah. Mending sekarang kita pulang. Besok pagi kita ada jadwal pemotretan, kan?” ajak Ify yg disetujui oleh personil BLINK yg lainnya

“Yaudah. Kak Acel, Rio, kita pamit dulu ya! See youu” pamit Via yg diangguki oleh Rio & kak Acel. BLINK memasuki mobil, lalu kembali ke hotel.
#Keesokan Harinya
Pagi ini, sebelum BLINK berangkat ke pantai Malalayang, BLINK dipanggil oleh kak Riana(Kak Riana.. Aku izin pinjem nama kakak dulu yaa:3).

“Ada apa, kak?” tnya Febby mewakili personil BLINK lainnya.

“Jadi gini. Kan kalian jadi Guess Stars di MnG salah satu alumni Idola Cilik. Dan MnG-nya diadakan besok. Di ballroom hotel Aryaduta. Jam 1 siang, kalian harus sudah berada disana. Karna acara dimulai jam 2. Kalian mengerti?” tnya kak Riana.

“Ngerti kak” sahut personil BLINK kompak

“Kita langsung pake baju perform kak?” tnya Pricill

“Iya. Dri hotel, kalian sudah harus siap. Jdi, di acara nnti, kalian hnya perlu checksound, & pengenalan panggungnya aja” jawab + jelas kak Riana

“Ada yg mau ditanyakan lagi?” tnya kak Riana. BLINK menggeleng.

“Yasudah. Kalian sebaiknya langsung berangkat ke pantai Malalayang” perintah kak Riana. BLINK mengangguk, lalu berangkat ke pantai Malalayang dg mobil alphard yg  sering mengantar mereka.

#Pantai Malalayang
BLINK telah sampai di pantai. Mereka segera masuk ke tenda cukup besar yg sudah disiapkan. Mereka mengganti baju disana.
Waktu menunjukkan pukul 10 pagi. BLINK sudah siap pemotretan. Mereka memakai baju yg telah disiapkan, & memakai topi pantai. Mereka mulai berpose ala model. Mulai dari Febby, dilanjutkan oleh Prissy, Ify, & Via. Terakhir, mereka berfoto berempat. 2 jam telah dilewati. Mereka selesai sesi pemotretan, setelah 2x mengganti baju.

“Panas gilaaa” komentar Prissy sambil mengibas-ngibaskan tangan kewajahnya

“Yaiyalah. Ini udh tengah hari. Tapi, rasa panas kita cukup terobati dg pemandangan pantai ini. Aaahhh kerennnn” ujar Via. Mereka mulai berfoto-foto dg gadget masing2.
Waktu menunjukkan pukul 2 siang. BLINK berada diperjalanan pulang menuju hotel tempat mereka menginap.
Setelah sampai di gerbang bernama “Diamond Hotel(ngarang bget-_-)”, BLINK turun dari dalam mobil. Mereka masuk kedalam hotel, lalu berjalan ke kamar nomor 237. Kamar mereka.
BLINK merebahkan tubuhnya diatas kasur masing2.

“Hari ini cukup melelahkan” gumam Ify

“Iya, Fy. Tapi menyenangkan jugaa.. Pemandangannya kerenn” sahut Via.

“Iya, bener banget!” sambung Febby

“Guys, kalian udh siapin baju buat MnG-nya Rio besok?” tnya Pricill

“Gue belum nyiapin bajunya. Mending sekarang kita siapin bajunya. Jadi besok gak perlu sibuk ini itu lagi” usul Febby. BLINK menyiapkan baju yg akan mereka pakai.
#Keesokan Harinya
BLINK sudah sampai di hotel Aryaduta. Mereka masuk kedalam hotel, lalu berjalan kearah ballroom.
Ify memakai dress selutut berwarna biru langit, dg belt cokelat dipinggangnya. Ify mengikat rambutnya dg model kuncir kuda, & tak lupa ia menyematkan pita berwarna senada dg dressnya. Ditambah kalung yg menjuntai sampai dadanya yg berwarna cokelat. Ify juga memakai flatshoes berwarna senada dg belt-nya.
Pricill memakai dress tak berlengan berwarna kuning lembut. Pricill juga mengikat rambutnya sama seperti Ify. Pricill juga memakai flatshoes yg senada dg dress-nya. Pricill jg memakai kalung bermodel kerah baju berwarna putih dilehernya.
Febby memakai kaos pendek berwarna ungu dg baju dalaman berwarna kuning. Febby memakai celana jeans abu-abu. Febby membiarkan rambutnya tergerai.  Febby juga memakai gelang berwarna-warni di tangan sebelah kanannya. Tak lupa, flatshoes berwarna kuning membalut kedua kakinya.
Via memakai baju lengan panjang berwarna hijau yg transparan dibagian lengannya, & celana jeans abu-abu. Via membiarkan rambutnya tergerai. Via memakai 2 kalung. Yg satu berwarna hitam, yg satunya lagi berwarna putih. Ditambah sepatu sport berwarna hijau.
BLINK berjalan ke arah backstage. Mereka memperhatikan panitia yg sibuk menata panggung.
Ify melihat ke sekelilingnya. Dan pandangannya tertuju pada seorang wanita paruh baya yg sedang mengangkat telpon diujung ruangan. Wanita itu membelakanginya. Ify tersenyum memandangnya. Ify mendekati wanita itu. Personil BLINK lainnya hanya mengikuti Ify.

“Kamu sudah dimana, Yo?”

“1 jam lagi acaranya dimulai. Kamu hrus datang setengah jam lagi”

“Oke. Mama tunggu dibelakang panggung”. Terdengar sekilas pembicaraan wanita itu.

“Tante Manda?” panggil Ify memastikan.

Wanita itu menghadap kebelakang, & sedikit kaget melihat Ify. “Ify ya?” tnya tante Manda-wanita tadi-

Ify mengangguk, “Iya tante”

Tante Manda memeluk Ify. “Yaampun, Fy. Kamu sudah besar ya.. Makin cantik” puji tante Manda

Ify tersenyum menanggapinya, “Makasih tante”.

Tante Manda mengalihkan pandangannya ke arah personil BLINK lainnya yg berada dibelakang Ify.

“Eh, kalian sudah datang juga ternyata. Ayo, kalian duduk dulu” ujar tante Manda. BLINK & tante Manda duduk dibangku yg telah disediakan. Mereka berbincang-bincang. Kurang lebih 15 menit mereka berbincang.

“Maaf aku telat” ujar seorang pemuda yg baru saja memasuki backstage

“Eh, kmu Yo. Yasudah, kalian checksound & pengenalan panggung dulu gih!” suruh tante Manda. Ify & Rio sedikit kaget melihat diri mereka masing2. Rio & Ify memakai baju dg warna yg sama! Rio memakai kaos berwarna biru langit, yg dibalut dg jaket kulit berwarna hitam. Tak mau ambil pusing, Rio berjalan duluan kearah panggung.

“Fy, lo janjian sama Rio? Kok bajunya samaan?” bisik Via yg berada disamping Ify

“Gue aja kaget, Vi” sahut Ify sedikit berbisik

“Jodoh kali” ceplos Pricill yg mendengar bisikan2 Ify-Via. Febby menganggukkan kepalanya tanda setuju dg ucapan Pricill barusan. Ify hnya mendengus. BLINK mengikuti Rio menaiki panggung.

Di panggung, BLINK melihat RiSE yg mulai ramai. BLINK tersenyum menanggapi para RiSE yg berteriak memanggil nama mereka.
MnG dimulai. Kali ini, BLINK menunggu di backstage.

“Siang RiSE!” sapa Rio ramah

“Siang jugaa” sahut RiSE

“Rio mau nyanyiin lagu Rindukan Dirimu, nih. Enjoy yaa” ujar Rio. Rio mulai memetik gitarnya, & memasuki intro lagu Rindukan Dirimu.

Berjanjilah wahai sahabatku
Bila kau tinggalkan aku tetaplah tersenyum
Meski hati sedih dan menangis
Ku ingin kau tetap tabah menghadapinya
***
          Di belakang panggung, Ify tertegun. ‘Lagu ini..’ batin Ify. Ini adalah lagu dimana Rio & Ify sepanggung dulu.
***
Bila kau harus pergi
Meninggalkan diriku
Jangan lupakan aku

Semoga dirimu disana
Kan baik-baik saja
Untuk  selamanya
Disini aku kan selalu
Rindukan dirimu
Wahai sahabatku
***
          Ify kembali tertegun. Suara Rio sangat lembut. Tidak, maksudnya semakin lembut. Aah, menenangkan sekali.
***
Berjanjilah wahai sahabatku
Bila kau tinggalkan aku  tetaplah tersenyum
Meski hati sedih dan menangis
Ku ingin kau tetap tabah menghadapinya

Bila kau harus pergi
Tuk meninggalkan diriku
Jangan lupakan aku

Semoga dirimu disana
Kan baik-baik saja untuk selamanya
Disini aku kan selalu
Rindukan dirimu
Wahai sahabatku

Rindukan dirimu

Suara tepuk tangan riuh dari RiSE terdengar.

“Oke, sekarang kita undang guess stars kita. BLINK!!” ujar MC. Suara tepuk tangan riuh dari RiSE kembali terdengar.
BLINK menaiki panggung dg senyum tersungging di wajahnya.

“Hallo RiSE!” sapa Pricill

“Hallo juga..” sahut RiSE kompak

“Ciee baju Rio sama Ify kompakan” teriak salah satu RiSE. BLINK minus Ify menahan tawanya.

“Cieeeee” goda RiSE yg lain

“Hahaha. Oke oke. Sekarang, RiSE mau minta BLINK nyanyi lagu apa, nih?” tnya MC

“LOVE YOU KAMU!”

“INI CINTA!”

“ANDAIKAN!”

“OMG!”

Suara teriakan RiSE terdengar.

“Oke oke. Dripada ntar BLINKnya bingung, lebih baik kita tnya aja sama BLINKnya langsung. BLINK mau nyanyi lagu apa, nih?” tnya MC

BLINK berdiskusi sebentar. Setelah setuju, mereka kembali menatap RiSE.

“Kita akan nyanyi lagu Ini Cinta” ujar Via & Febby

RiSE bertepuk tangan. Intro lagu Ini Cinta terdengar. BLINK mulai menyebar ke posisi masing-masing. Untung saja panggung ini cukup luas. Jadi, BLINK bisa lebih leluasa untuk bergerak.
Rio memerhatikan BLINK. Tidak. Lebih tepatnya kearah salah satu personilnya. Dimana gadis itu bergerak sesuai intro lagu.

*Febby*
Susah tidur, kadang ngelantur
Semuanya jadi nggak teratur
Jadi melting, aduh gak penting
Bikin kepala jadi pusing

*Pricilla*
Inikah yang namanya jatuh cinta?
Penuh tawa dan kadang setengah gila
Begitu indah, dan berwarna
Sungguh hati ini ceria..

*Ify*
Inilah cinta pertama. Aaa
Pertama kali jatuh cinta

          ‘Ah, suara gadis itu semakin bagus saja’ batin Rio

*BLINK*
Ini cinta.. Berjuta cerita
Ini cinta.. Cerita cinta
Kadang sedih, kadang bahagia lalalalala
Ini cinta cinta cinta
Ini cinta cinta cinta

*Pricill*
Inikah yang namanya jatuh cinta?
Penuh tawa dan kadang setengah gila

*Pricill-Ify*
Begitu indah, dan berwarna
Sungguh hati ini ceria..

*Via*
Inilah cinta pertama. Aaa
Pertama kali jatuh cinta

*BLINK*
Ini cinta.. Berjuta cerita
Ini cinta.. Cerita cinta
Kadang sedih, kadang bahagia lalalalala
Ini cinta cinta cinta
Ini cinta cinta cinta

          BLINK selesai bernyanyi. Suara tepuk tangan riuh kembali terdengar.

“Yeay! Nah, sekarang wktunya REQUEST SONG(Emang ada ya?-_-). RiSE mau request lagu apa nih??” tnya sang MC

Salah satu RiSE mengangkat tangannya. MC mempersilahkan RiSE itu untuk membuka suara.

“Lagunya kak Rio – Temani Aku. Tapi duet bareng kak Ify BLINK” ujarnya

Baik Rio maupun Ify, sama-sama membelalakkan matanya. Via, Pricill, & Febby sibuk menahan tawanya. Ketiganya sudah menduga akan hal ini.

“Oke, gimana nih buat Rio & Ify? Setuju?” tnya MC

Rio mengangguk.

“Ify tau lagunya?” tnya MC ke Ify. Ify mengangguk.

“Oke! Inilah penampilan dari Rio & Ify! Menyanyikan lagu Temani Aku” ujar sang MC. MC, Via, Pricill, & Febby duduk di bangku yg telah disediakan.

Ify duduk dikursi yg berada disebelah Rio. Rio mulai memetik gitarnya.

*Rio*
Hari berlalu
Bulan berlalu
Tahun pun berlalu
Melambangkan s’gala resah yang ada
Pada orang yang sama…

*Ify*
Temani aku, rasakan cinta
Hatiku resah.. Oh oh

*RiFy*
Temani aku, rasakan rindu
Hatiku gelisah..
Dimana?? Oh

*Ify*
Atau hanya angan, yang akan menyiksa
Meski perlahan tapi pasti, oh
Kujatuh cinta padamu

*Rio*
Temani aku rasakan cinta.. Oohh
Andai kau tau
Ku memendam rasa..
Kadang sulit, dimengertiii..

*RiFy*
Temani aku, rasakan rindu
Hatiku gelisah..
Rasakan cinta..

RiSE bertepuk tangan. Mereka meneriakkan RiFy. Banyak diantaranya yg merekam RiFy yg berduet(Aaa mau jugaaa u,u). RiFy tersenyum senang.

“Wow!! Keren bget yaa?? Feelnya dapet. Nah, sekarang kita masuk ke sesi Tanya jawab. Temen2 BLINK yg lain, ayo gabung ke Rio & Ify” ujar MC. Via, Pricill, & Febby bergabung ke RiFy.

“Oke, siapa yg mau bertanya?” tnya MC. Beberapa RiSE mengangkat tangan. MC mempersilahkan satu persatu.

“Kak Rio sama kak Ify pacaran gak, sih?” tnya salah satu RiSE

Rio & Ify berpandangan. Ify memberi isyarat agar Rio-lah yg menjawab.

“Nggak. Kita Cuma sahabatan” jawab Rio

“Via, Pricilla sama Febby setuju gak, dg adanya couple RiFy? Dan kalian setuju gak, klu RiFy jadian?” tnya RiSE lainnya. RiFy hnya menarik nafas dalam-dalam. Mereka sudah mengira bahwa mereka berdualah yg akan selalu dibahas.

“Yaa kita sih setuju2 aja” jawab Pricill

“Klupun mereka jadian, kita setuju2 aja. Klupun mereka gak jadian, ya gapapa” sambung Via

“Ini juga pilihan mereka. Mereka sendiri yg memutuskan apakah mereka akan pacaran, atau sebatas temenan aja. Kita sebagai sahabat, Cuma bisa mendukung” imbuh Febby

“Klo Rio & Ify sendiri, setuju gak, dg adanya couple RiFy?” tnya RiSE lain

Gantian Ify yg menjawab, “Gpp sih. Asalkan gak melebihi batas ajaa” jawab Ify. ‘Aiih setuju bget kaliii’ batin Ify. Eh, bentar bentar. Kok? Ashh NO!

“Menurut tanggapan Rio & BLINK, RFM tuh gimana sih?” tnya RiSE tadi

“Emm, menurut aku, RFM tuh fansclub yg cukup kompak ya? Mereka terus support RiFy, & ttp bertahan sampai sekarang”  jawab Febby

“Klu menurut aku, RFM itu luar biasa! Kompak bget buat support RiFy. Proud!” jawab Via. RiSE yg juga RFM, langsung berteriak kegirangan. Sedangkan RiFy hnya diam.

“RFM ituu fansclub yg sangat hebat menurut aku. Soalnya, mereka itu bisa mempertahankan commun mereka sampai sekarang” jawab Pricill

“Nah, sekarang gentian Rio & Ify sendiri, nih. Menurut kalian, RFM itu gmna? Atau apa yg mau kalian omongin ke RFM?” tnya MC

“Emm, makasih buat RFM yg udh mau support Ify & Rio. Yaa walaupun kita Cuma sahabatan, support kalian cukup membuat kita semangat” jawab Ify. RFM kembali berteriak tak jelas.

“Klu Rio?” tnya MC

“Thnks buat RFM. Mungkin Rio & Ify Cuma sahabatan. Tpi, liat aja kedepannya. Rio harap, RFM bakal terus kompak” jawab Rio. RFM kembali berteriak. Ini kode alam(Hihi=D) untuk mereka. (Andai aja RiFy beneran ngomong gitu:( *ngayal)

Setelah sesi Tanya jawab, mereka mengadakan 5 games. Dimana setiap games, akan ada 3-5 RiSE beruntung yg maju kedepan. Selesai games, Rio & BLINK menutup MnG dg bernyanyi acapella. Mereka menyanyi sebait lagu Aku Kembali. Setelah itu, MnG selesai.
***
Rio & BLINK berada dibelakang panggung. Mereka berbincang-bincang bersama tante Manda.

“Oiya. Katanya besok BLINK mau ke pantai Malalayang lgi ya?” tnya tante Manda

“Iya tante. Soalnya pemotretan kita belum selesai. Besok yg terakhir. Kemungkinan, 2 atau 3 hri lagi kita pulang ke Jakarta” jawab Via

“Wah.. Kebetulan, besok tante & keluarga juga mau ke pantai Malalayang. Dan 2 atau 3 hri lagi, tante juga mau balik ke Jakarta” ujar tante Manda

“Hah? Serius tante? Wahh.. Semoga kita bisa 1 pesawat yaa” sahut Febby antusias

“Iya. Aminn” sahut tante Manda

“Yaudah tante. Kita pulang dulu ya. Mau siap2 buat besok” pamit Pricill

“Iya iya. Hati-hati ya” sahut tante Manda

“Iya tante. Yo, kita pulang ya. Bye” ujar Ify yg dibalas anggukan oleh Rio.

Setelah BLINK menghilang di tikungan, “Yo?” panggil tante Manda

“Hmm” sahut Rio seadanya

“Ify makin cantik ya? Manis banget” puji tante Manda

“Biasa aja” sahut Rio cuek

“Beneran, Yo. Dia sekarang makin cantik. Ditambah lagi postur badan dia yg tinggi & proporsional” ujar tante Manda

“Hmm” sahut Rio lagi. ‘Iya, ma. Ify cantik bget sekarang’ batin Rio tiba-tiba. Astaga… Gue apa-apaan sih?? Jangan-jangan… NONONONO!

“Udah ah, ma. Kita pulang aja, yuk” ajak Rio pada akhirnya. Tante Manda mengangguk.

#ToBeContinued ;)
Yeay! Part 1 selesaiii..
Tunggu Last part nya ya guys;)
Gue emang sengaja Cuma buat 2 part.
Soalnya klu dijadiin 1 part aja, takutnya malah kepanjangan
Buat anak2 Idola Cilik beserta keluarga, gue pinjem nama kalian dulu ya:3
Just for fun, kok! Bukan REAL kisah nyata:)
Tunggu part 2-nya yaa;)

Oiya. Tolong promosiin juga cerita2 gue ya!
Supaya banyak yg baca;3
Jadi, gue makin semangat untuk buat cerita2 lainnya:3
Thankyu buat yg udh baca;) {}

Author - @Karima_NM
 

Just Ordinary Stories Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos