Sabtu, 19 April 2014

Akhir dari Penantianku *Part 13

Diposting oleh Nad di 05.08
Akhir dari Penantianku *Part 13

          SIS & RAC ikut berkumpul di lapangan.
          “Anak-anak, di games ke-3 ini, perwakilan dari kelompok kalian akan menyusuri hutan, & mencari tumbuhan yang sudah kami tentukan perkelompok. Kalian hrus memfoto tumbuhan itu, & perlihatkan hasil foto itu kepada kami. Kalian harus jujur! Tidak ada yg mendownload gambar tumbuhan. Jika ketauan, kelompok itu akan kami diskualifikasi dari games ini. Dan satu lagi. Kemungkinan games yg terakhir kita batalkan, & nanti malam saat acara pesta api unggun, kami pihak panitia akan mengumumkan kelompok mana yg mnjadi pemenangnya” ujar Bu Ira.
          “Baik, setiap perwakilan kelompok, silahkan ambil 1 kertas secara acak” perintah Pak Dave.
          Para perwakilan kelompok termasuk CakShill mengambil acak kertas tersebut.
          “Oke, silahkan kalian siap-siap. 1 2 3, mulai!” Bu Ira memberi aba-aba.
          CakShill berlari ke arah hutan. Dan mereka mulai mencari 3 tumbuhan yg hrus mereka cari.
***
#Hutan
          “Iih, didalem hutan serem juga ya? Agak gelap gituu” ujar Shilla.
          “Yaiyalah Shilla.. Ini hutannya lumayan lebat, makanya agak gelap” sahut Cakka.
          “Huuh, yaudah. Apa aja yg harus kita cari?” tnya Shilla
          Cakka membuka kertasnya :
1. Pohon jati
2. Bunga teratai
3. Bambu hutan

          “Oke, yg gue tau, dideket sini itu ada danau alami. Agak kecil gitu sih, mungkin disitu ada teratainya” ujar Shilla.
          “Yaudah. Yuk, kita langsung kesana aja” ajak Cakka sambil menggandeng tangan Shilla. Jelas saja Shilla kaget, tapi didalam hati ia tersenyum.
          Saat di tepi danau..
          “Kka, itu ada teratai nya!” seru Shilla.
          “Iya iya. Gue foto dulu” ujar Cakka. Cakka pun memfoto teratai itu.
          “Okee, tinggal cari pohon jati sm bambu hutan aja nih” ujar Cakka. Shilla mengangguk. Mereka pun melanjutkan perjalanan mereka.
          Di pertengahan jalan, Cakka melihat bambu hutan.
          “Shill, tuh bamboo hutan yg kita cari!” seru Cakka.
          “Iya, kka! Yaudah, foto aja” ujar Shilla girang. Cakka pun memfoto bambu itu.
          “Tinggal pohon jati! Yeaay” girang Shilla sambil berlari meninggalkan Cakka. Cakka hnya menggeleng-gelengkan kepalanya, lalu ikut berlari menyusul Shilla.
          Kurang lebih 10 menit kemudian..
          “Aduuh.. Mana sih pohon jatinya??” gumam Shilla.
          Cakka yg mendengar gumaman Shilla, hnya tersenyum kecil. “Bentar lagi pasti ketemu kok” ujar Cakka. Shilla hnya mengangguk kecil. Tak lama kemudian..
          “Kka, itu pohon jati bukan?” tnya Shilla sambil menunjuk sebuah pohon.
          Cakka mengikuti arah tangan Shilla, “Iya, Shill. Itu pohon jati!” jawab Cakka girang. Mereka pun berlari kearah pohon tersebut. Cakka kembali memfotonya.
“Yeyey! Kita udh dapet semua tumbuhan yg kita cari!!” girang Shilla.
“Iya. Yuk, bentar lagi kita mau nyampe” ujar Cakka. Baru saja CakShill melangkah, suara petir menggelegar.
‘DUARR’
“Aaaa!” teriak Shilla & reflex memeluk lengan Cakka. Cakka awalnya kaget. Kemudian ia baru ingat klu Shilla agak phobia dengan petir klo lgi diluar ruangan kyk sekarang ini.
“Udah, Shill. Ada gue kok” Cakka menenangkan Shilla
“Tap..tap..tapi. Gu..gue, ta..kut ba..nget” tubuh Shilla mulai gemetar.
“Ayo, Shill. Lo kuat kok” hibur Cakka sambil merangkul Shilla & menuntunnya keluar dari hutan.
Saat keluar dari hutan, terlihat Ify & Via yg sedang menunggu Shilla dg perasaan cemas. Saat melihat CakShill yg baru keluar dari hutan, Ify & Via segera berlari mendekati CakShill.
“Shill, lo gpp kan?” tnya Via cemas.
          “Shilla, muka lo pucet bget. Yaudah, ketenda  yuk” ajak Ify sambil membantu Shilla berjalan. Via pun ikut membantu Ify.
          “Yaudah, kka. Ify sm Via pasti bisa ngurusin Shilla kok. Sekarang, lo kumpulin dulu hasil foto lo” suruh Rio.
          “Tapi-”
          “Udah, kka. Bener kata Rio. Lo jgan trllu mencemaskan Shilla” potong Alvin
          Cakka pun mengangguk pasrah.
***
#Di Tenda
          “Lo tiduran aja ya, Shill. Istirahat” ujar Ify
          Shilla hnya mengangguk lemas.
          “Nih, lo pake jaket lo” suruh Via sambil memberikan jaket Shilla. Shilla memakai jaket itu dg dibantu oleh Ify & Via.
          “Thanks ya. Maaf karna gue udah ngerepotin kalian” ujar Shilla.
          “Nyantai aja kali, Shill” sahut Ify.
          “Gimana keadaan Shilla?” tnya Cakka yg baru saja datang bersama Rio & Alvin.
          “Udah baikan kok” jawab Via
          “Iya kka. Kata Via bener. Gue udah agak baikan. Emm btw, kita dapet poin berapa tadi?” tnya Shilla.
          “Syukur deh klo gitu. Kita dapet 30 point. Sama kyk 3 kelompok yg lain” jawab Cakka.
          “Hmm. Semoga kita menang ya” ujar Shilla lagi.
          “Amiiinnnn” sahut yg lain
          “Yaudah. Lo istirahat aja ya, Shill. Kita balik ke tenda dulu. Banyak istirahat ya!” pamit Cakka.
          “Jgan lupa nnti malem ada pesta api unggun. Jam 8 ya!” ingat Rio.
          “Pesta api unggunnya di lapangan biasa” Alvin melanjutkan
          “Oke” jawab SIS kompak
          “Thanks buat infonya” ujar Ify
          “Urwel” jawab Rio. Lalu, RAC pun kembali ke tendanya.
          Waktu menunjukkan pukul 7 malam. RAC & SIS sudah bersiap-siap untuk mengikuti pesta api unggun. Hujan yg cukup lebat baru saja mengguyur perkemahan mereka sejak sore. Kurang lebih 45 menit yg lalu, hujan berhenti.
          Malam ini Ify memakai baju kaos berwarna pink lembut yg dibalut dg cardigan abu-abu. Celana jeans abu-abu panjang, & sneakers abu-abu.
          Via memakai baju merah lengan panjang, celana jeans hitam panjang, & sepatu kets merah.
          Shilla memakai baju kaos tak berlengan berwarna fuchsia yg dibalut dg cardigan berwarna senada, celana jeans selutut berwarna hitam, & sneakers berwarna senada dg cardigannya.
          SIS memang sllu memakai pakaian yg simple. Sama dg RAC.
          Malam ini Rio memakai baju kaos berwarna biru laut lengan panjang, celana jeans hitam panjang, & sepatu berwarna hitam putih.
          Alvin memakai kemeja ungu yg dilipat sesiku, celana jeans hitam panjang, & sepatu abu-abu putih.
          Cakka memakai baju kaos hijau yg dibalut jaket hitam, celana jeans selutut berwarna abu-abu, & sepatu abu-abu.
          “Kepada seluruh peserta Kemah Alam, harap segera berkumpul ke lapangan sekarang juga. Karena kita akan melaksanakan Pesta Api Unggun, sekaligus pengumuman pemenang games. T’rima kasih” Pak Dave memberi pengumuman.
          RAC & SIS pun bergegas ke lapangan.
***
#Lapangan
          RAC & SIS telah sampai di lokasi Pesta Api Unggun.
          “Anak-anak, bsok jam 9 pagi kita akan pulang ke Jakarta. Jadi, mala mini kita akan mengadakan Pesta Perpisahan. Sebelum Pesta Api Unggun ini kita mulai, saya akan mengumumkan pemenang dari games yg telah kita laksanakan selama 2 hari ini. Saya umumkan dari pemenang ke-3” Bu Ira membuka kertas yg berisi kelompok yg memenangkan games.
          “Juara ke-3, jatuh kepada kelompok 6 dg 63 point.”
          “Juara ke-2, jatuh kepada kelompok 1 dg 67 point.”
          “Dan yg kita tunggu-tunggu, juara ke-1 jatuh kepadaaa…. Kelompok 3!! Dg total 70 point!” Seluruh peserta bersorak.
          RAC & SIS masih kaget. Kemudian mereka berjalan ke depan, untuk mengambil hadiah.
          “Selamat ya untuk kalian ber-6. Ini hadiahnya” ujar Pak Dave kepada RAC & SIS sambil memberikan 3 bingkisan.
          “Setiap bingkisan ada 2 barang couple. Jadi, 1 hadiah untuk setiap perwakilan games tadi” jelas Bu Ira.
          Seluruh peserta mengangguk paham.
          “Yasudah. Pesta Api Unggunnya kita mulai” ujar Bu Ira. Seluruh murid bersorak gembira. Merekapun bernyanyi bersama, menikmati kebersamaan mereka.
          RAC & SIS juga ikut bernyanyi bersama teman-teman mereka yg lain. Keceriaan tergambar disetiap wajah mereka. Semoga kebersamaan ini terus ada, & tak akan pernah pudar.
***
#ToBeContinued;)
Yeyeyeyeey! Part-13 nya selesaaaaiiiii
Hoho, ngaret ya? *Pake nanya  lagi-_-
Hehe, sorry sorry. Lgi sibuk*apadeh
Hope you like it yaaa;3
Sekali lgi, buat seluruh nama yg ada di cerpen/cerbung gue, gue izin pinjem ya
Ini Cuma buat Have Fun aja kok. Buat seneng-seneng doangg
Khususnya buat 3 couple utama. Buat Kak RiFy, kak CakShill, & kak AlVia
Maaf klu gak suka dg couple nyaa..
Cuma iseng kok! Sekali lgi aku izin yaa buat org2 yg namanya aku pakee..
Terus baca karya2 aku ya guys;)
Twitter writer- @KarimaMdna_

Thankyuuu:* {}

0 komentar:

Posting Komentar

 

Just Ordinary Stories Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos