Selasa, 08 April 2014

Akhir dari Penantianku *Part 12

Diposting oleh Nad di 06.53
Akhir dari Penantianku *Part 12

          Rio & Ify sampai dilokasi Finish. Via, Shilla, Alvin & Cakka telah menunggu mereka. Via & Shilla yg melihat Ify yg digendong Rio, langsung berlari kearah mereka.
         
“Ifyyy.. Lo kenapa??” tnya Shilla panic.
         
“Lo kenapa, Fy??” tnya Via juga.
         
Rio menurunkan Ify dari punggungnya secara perlahan. “Gue gpp kok. Tadi pas mau nyampe sini, gue jatoh. Palingan Cuma keseleo aja” jwab Ify santai.
          Via & Shilla memapah Ify ke bawah pohon akasia yg tak jauh dari lokasi itu. Sedangkan Rio mengumpulkan jawaban serta bendera biru yg telah mereka kumpulkan. Saat ini, waktu menunjukkan pukul 11.00.
         
“Baik anak-anak. Para peserta sudah kembali. Dan yg mendapatkan poin tertinggi di games ini adalah… Alyssa & Mario dari kelompok 3, dg poin 22. 9 untuk poin soal, dan 13 untuk poin bendera.” Bu Ira memberi pengumuman.
          RAC & SIS langsung berteriak senang saat mendengar bahwa mereka lah pemenang dari games ini.
         
“Tapi kita jgan puas dulu. Perjuangan masih panjang” nasihat Alvin. Yg lain hnya mengangguk tanda mengerti & setuju dg ucapan Alvin.
         
“Untuk games kedua adalah, kalian harus mencari tanaman yg telah kami tulis didalam kertas yg akan kalian ambil nanti saat games akan dimulai. Kalian akan mencarinya didalam hutan juga. Tapi ingat! Jgan sampai melebihi batas yg telah kami batasi. Untuk perwakilan, ttp sama seperti games pertama. Games kedua dimulai pada pukul 1 siang nanti. Jadi, untuk sekarang kalian istirahat dulu” ujar Bu Ira lagi.
          Para peserta mengangguk mengerti, lalu mulai kembali ke tendanya masing-masing. Begitu juga dg RAC & SIS. Mereka memutuskan untuk tdur siang terlebih dahulu.
***
#Pukul 13.30 siang
          RAC & SIS sudah bangun. Mereka telah memutuskan, klu Alvin & Via lah yg akan mewakilkan mereka. Karena, Alvin & Via itu bisa dibilang, pecinta tumbuhan. Makanya mereka terpilih untuk games kedua ini.
          Setelah pukul 1, Bu Ira menyuruh peserta games untuk berkumpul. AlVia pun juga ikut berkumpul. Dan saat mengambil kertas, sangat kebetulan! Tumbuhan yg harus mereka cari, merupakan tumbuhan yg memang sudah mereka ketahui seperti apa bentuknya. Tiap kertas yg diberikan, masing2 berisi 2 tumbuhan yg harus dicari. Dan isi dari kertas AlVia,
1. Anggrek hutan
2. Kumis kucing
         
“Untuk peserta, silahkan kalian berpencar untuk mencari tumbuhan itu!” perintah Pak Dave. Peserta pun mulai berpencar ke berbagai arah.
AlVia sibuk mencari-cari tanaman yg tertera didalam kertas.
         
“Aduh, Vin. Mana ya?” tnya Via.
         
“Sabar aja, Vi. Ntar pasti ketemu, kok!” jwab Alvin kalem. Via hanya mengangguk. Hingga 15 menit kemudian, mereka masih belum menemukan tanaman yg mereka cari. Hingga,
         
“Alviiin!!” teriak Via.
         
Alvin yg kaget pun langsung berlari kearah Via. “Ada apa, Vi?” tnya Alvin.
         
“Itu kumis kucing bukan?” tnya Via sambil menunjuk sebuah tanaman.
         
Alvin mengikuti arah tangan Via menunjuk. Kemudian ia mengangguk antusias. “Iya, vi. Itu kumis kucing!” seru Alvin.
         
AlVia pun berlari kearah tanaman itu. Mereka pun memetik beberapa tangkai dari tanaman itu.
         
“Okee. Berarti tinggal anggrek hutannya aja. Kita harus cari di pohon-pohon” ujar Via. Alvin hanya mengangguk-anggukkan kepalanya.
         
Mereka mencari disekitar pohon-pohon disekitar hutan. Hingga akhirnya,
         
“Alviiinnnn!! Itu anggrek hutannyaaaa” histeris Via.
         
Alvin menutup kedua telinganya. “Jangan teriak2 dong Viaa.. Yaudah, ambil yuk!” ajak Alvin.
          Mereka pun mengambil anggrek itu, & berlari ke tempat finish.
         
          #Ditempat Finish
        AlVia langsung mengumpulkan tanaman yg mereka temukan tadi. Kemudian, mereka berjalan kearah tenda.
         
“Wiih, lumayan cepet juga yah kalian. Kalian urutan ketiga tuh” ujar Shilla.
         
“Hehe, gpp dongg.. Yg penting dapet:p” sahut Via sambil menjulurkan lidahnya.
         
“Udah ah. Kita ngumpul aja yuk!” ajak Ify
         
“Yukk!”
***
          “Baik, sekarang wktunya pengumuman jumlah point kalian di games ke-2 ini.” Pak Dave mulai mengumumkan.
         
“… Via & Alvin total point-nya 18. Sekian, kita lanjutkan games ke-3 jam 3 sore nanti” lanjut Pak Dave lagi.
         
“Yaaah.. kita gak dapet point tertinggiii” ujar Via sedih
         
“Gpp kali. Itu point-nya udah lumayan tinggi kok” sahut Rio
         
          “Iya, bener” sahut Cakka juga

          “Hmm, yaudah. Gpp. Berarti games ke-3 nanti, Cakka ama Shilla kan?” tnya Ify. Yg lain mengangguk.
         
          “Kka, Shill, kalian berdua siap-siap sono!” suruh Via

          “Masih jam 2 piaaa” sahut Shilla

          “Kan 1 jam lagi” ujar Alvin

          “Hh, yaudah deh. Yuk, Shill! Kita siap-siap dulu” ajak Cakka. Shilla pun mengangguk, lalu mereka berjalan kearah tenda.
         
          RiFy & AlVia tersenyum penuh arti. Mereka berempat sama-sama berharap, agar CakShill bisa balik lgi kyk dulu..
***
#ToBeContinued;)

Wohoooo… Part 12-nya selesaaaiiiiii;3
Hehe, gue ngepost nya ngaret pake begete ya?
Huhuhuu, sorry yaa
Soalnya kemaren gue lgi tahap menyelesaikan ‘cerpen’ guee
Udah gitu, temen-temen gue juga pengen cepetan baca itu cerpen…
Jadinya, gue cuti dulu buat nyelesaiin ini cerbungg
Hehe, yaudah. Komentarnya jangan lupa yaaa;)
Oiya, klu ada yg mau repost cerpen/cerbung gue, silahkan aja
Asalkan kalian izin dulu ke gue.
Soalnya ini bener2 hasil pikiran gue sendiri:)
Oke, Follow twitter gue : @KarimaMdna_ klo kalian mau lebih deket sm gue;)
Klu mau kasih comment, kritik, saran, request, juga boleh lewat twitter gue kok;)
Okeeey, sampai bertemu di part selanjutnyaaaa

Byeee:* {}

0 komentar:

Posting Komentar

 

Just Ordinary Stories Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos