Akhir
dari Penantianku *Part 12
Rio & Ify sampai dilokasi Finish. Via, Shilla, Alvin
& Cakka telah menunggu mereka. Via & Shilla yg melihat Ify yg digendong
Rio, langsung berlari kearah mereka.
“Ifyyy..
Lo kenapa??” tnya Shilla panic.
“Lo
kenapa, Fy??” tnya Via juga.
Rio
menurunkan Ify dari punggungnya secara perlahan. “Gue gpp kok. Tadi pas mau
nyampe sini, gue jatoh. Palingan Cuma keseleo aja” jwab Ify santai.
Via & Shilla memapah Ify ke bawah pohon akasia yg tak
jauh dari lokasi itu. Sedangkan Rio mengumpulkan jawaban serta bendera biru yg
telah mereka kumpulkan. Saat ini, waktu menunjukkan pukul 11.00.
“Baik
anak-anak. Para peserta sudah kembali. Dan yg mendapatkan poin tertinggi di
games ini adalah… Alyssa & Mario dari kelompok 3, dg poin 22. 9 untuk poin
soal, dan 13 untuk poin bendera.” Bu Ira memberi pengumuman.
RAC & SIS langsung berteriak senang saat mendengar
bahwa mereka lah pemenang dari games ini.
“Tapi
kita jgan puas dulu. Perjuangan masih panjang” nasihat Alvin. Yg lain hnya mengangguk
tanda mengerti & setuju dg ucapan Alvin.
“Untuk
games kedua adalah, kalian harus mencari tanaman yg telah kami tulis didalam
kertas yg akan kalian ambil nanti saat games akan dimulai. Kalian akan
mencarinya didalam hutan juga. Tapi ingat! Jgan sampai melebihi batas yg telah
kami batasi. Untuk perwakilan, ttp sama seperti games pertama. Games kedua
dimulai pada pukul 1 siang nanti. Jadi, untuk sekarang kalian istirahat dulu”
ujar Bu Ira lagi.
Para peserta mengangguk mengerti, lalu mulai kembali ke
tendanya masing-masing. Begitu juga dg RAC & SIS. Mereka memutuskan untuk
tdur siang terlebih dahulu.
***
#Pukul 13.30
siang
RAC & SIS sudah bangun. Mereka telah memutuskan, klu
Alvin & Via lah yg akan mewakilkan mereka. Karena, Alvin & Via itu bisa
dibilang, pecinta tumbuhan. Makanya mereka terpilih untuk games kedua ini.
Setelah pukul 1, Bu Ira menyuruh peserta games untuk
berkumpul. AlVia pun juga ikut berkumpul. Dan saat mengambil kertas, sangat
kebetulan! Tumbuhan yg harus mereka cari, merupakan tumbuhan yg memang sudah
mereka ketahui seperti apa bentuknya. Tiap kertas yg diberikan, masing2 berisi 2
tumbuhan yg harus dicari. Dan isi dari kertas AlVia,
1. Anggrek
hutan
2. Kumis kucing
“Untuk
peserta, silahkan kalian berpencar untuk mencari tumbuhan itu!” perintah Pak
Dave. Peserta pun mulai berpencar ke berbagai arah.
AlVia
sibuk mencari-cari tanaman yg tertera didalam kertas.
“Aduh,
Vin. Mana ya?” tnya Via.
“Sabar
aja, Vi. Ntar pasti ketemu, kok!” jwab Alvin kalem. Via hanya mengangguk. Hingga
15 menit kemudian, mereka masih belum menemukan tanaman yg mereka cari. Hingga,
“Alviiin!!”
teriak Via.
Alvin
yg kaget pun langsung berlari kearah Via. “Ada apa, Vi?” tnya Alvin.
“Itu
kumis kucing bukan?” tnya Via sambil menunjuk sebuah tanaman.
Alvin
mengikuti arah tangan Via menunjuk. Kemudian ia mengangguk antusias. “Iya, vi.
Itu kumis kucing!” seru Alvin.
AlVia
pun berlari kearah tanaman itu. Mereka pun memetik beberapa tangkai dari
tanaman itu.
“Okee.
Berarti tinggal anggrek hutannya aja. Kita harus cari di pohon-pohon” ujar Via.
Alvin hanya mengangguk-anggukkan kepalanya.
Mereka
mencari disekitar pohon-pohon disekitar hutan. Hingga akhirnya,
“Alviiinnnn!!
Itu anggrek hutannyaaaa” histeris Via.
Alvin
menutup kedua telinganya. “Jangan teriak2 dong Viaa.. Yaudah, ambil yuk!” ajak
Alvin.
Mereka pun mengambil anggrek itu, & berlari ke tempat
finish.
#Ditempat Finish
AlVia langsung mengumpulkan tanaman yg mereka temukan
tadi. Kemudian, mereka berjalan kearah tenda.
“Wiih,
lumayan cepet juga yah kalian. Kalian urutan ketiga tuh” ujar Shilla.
“Hehe,
gpp dongg.. Yg penting dapet:p” sahut Via sambil menjulurkan lidahnya.
“Udah
ah. Kita ngumpul aja yuk!” ajak Ify
“Yukk!”
***
“Baik, sekarang wktunya pengumuman jumlah point kalian di
games ke-2 ini.” Pak Dave mulai mengumumkan.
“…
Via & Alvin total point-nya 18. Sekian, kita lanjutkan games ke-3 jam 3
sore nanti” lanjut Pak Dave lagi.
“Yaaah..
kita gak dapet point tertinggiii” ujar Via sedih
“Gpp
kali. Itu point-nya udah lumayan tinggi kok” sahut Rio
“Iya, bener” sahut Cakka juga
“Hmm, yaudah. Gpp. Berarti games ke-3 nanti, Cakka ama
Shilla kan?” tnya Ify. Yg lain mengangguk.
“Kka, Shill, kalian berdua siap-siap sono!” suruh Via
“Masih jam 2 piaaa” sahut Shilla
“Kan 1 jam lagi” ujar Alvin
“Hh, yaudah deh. Yuk, Shill! Kita siap-siap dulu” ajak
Cakka. Shilla pun mengangguk, lalu mereka berjalan kearah tenda.
RiFy & AlVia tersenyum penuh arti. Mereka berempat
sama-sama berharap, agar CakShill bisa balik lgi kyk dulu..
***
#ToBeContinued;)
Wohoooo… Part 12-nya
selesaaaiiiiii;3
Hehe, gue ngepost nya
ngaret pake begete ya?
Huhuhuu, sorry yaa
Soalnya kemaren gue lgi
tahap menyelesaikan ‘cerpen’ guee
Udah gitu, temen-temen gue
juga pengen cepetan baca itu cerpen…
Jadinya, gue cuti dulu buat
nyelesaiin ini cerbungg
Hehe, yaudah. Komentarnya
jangan lupa yaaa;)
Oiya, klu ada yg mau repost
cerpen/cerbung gue, silahkan aja
Asalkan kalian izin dulu ke
gue.
Soalnya ini bener2 hasil
pikiran gue sendiri:)
Oke, Follow twitter gue : @KarimaMdna_
klo kalian mau lebih deket sm gue;)
Klu mau kasih comment,
kritik, saran, request, juga boleh lewat twitter gue kok;)
Okeeey, sampai bertemu di part selanjutnyaaaa
Okeeey, sampai bertemu di part selanjutnyaaaa
Byeee:* {}

0 komentar:
Posting Komentar