Akhir
dari Penantianku *Part 14
Pesta
Api Unggun baru saja selesai. Para peserta & panitia memasuki tenda
masing-masing. Mereka bersiap-siap untuk tidur. Karena besok mereka akan pulang
ke Jakarta. Peserta & panitia telah tidur sejak bbrpa menit yg lalu. Namun
tidak dg gadis ini. Gadis ini sedang berada di bangku tangan yg berhadapan
langsung dg danau buatan. Gadis ini adalah… Ify.
Ify menatap lurus kedepan. Ify hnya duduk sendiri, ditemani
angin & lampu taman yg remang. Berkali-kali ia menghela nafas panjang.
Sesekali matanya terpejam. Bukan. Bukan karna ia mengantuk. Tapi, ia sedang
berfikir. Berfikir apakah Rio akan membalas perasaannya?
Via & Shilla sering mengatakan klu Rio mulai luluh.
Namun, Ify msih merasa tak percaya. Bagaimana dengan… Dea? Gadis yg pernah
memasuki hati Rio, & sempat menetap disana. Apakah Rio msih menyayangi
gadis itu? Apakah Rio masih berhubungan dg gadis itu?
Ah, Dea. Gadis cantik yg modis, namun bisa dibilang
sombong. Dea. Gadis yg mnjadi incaran cowok 1 SMPnya dulu. Beruntungnya Rio yg
bisa mendapatkan Dea.
Ify menghela nafas. Ify menundukkan kepalanya. Ya. Walaupun
saat ini Ify merupakan salah satu Most Wanted di GN, Ify msih merasa kalah jauh
dg Dea. Dea cantik, sedangkan Ify? Menurut Ify, dirinya biasa-biasa saja. Dea
modis, sedangkan Ify? Ify lebih suka memakai pakaian yg simple. Ah. Banyak
sekali perbedaan antara Dea & Ify.
Ify mengusap wajahnya. Ify berdecak. Apa mungkin? Apa
mungkin Rio bisa menyayanginya?
Ify menggelengkan kepalanya. Batin & pikirannya sibuk bertempur.
Tiba-tiba, seseorang menyentuh bahunya dari belakang. Ify
pun menoleh.
“Via?” kaget Ify
***
Via terbangun dari tidurnya. Ia melihat Shilla yg msih
terlelap disamping kanannya. Saat Via menoleh ke samping kirinya, kosong. Mata
Via langsung membulat.
“Ify mana??” kagetnya. Nada suaranya ia pelankan agar
Shilla tidak terbangun.
Via keluar dari dalam tenda. Saat Via keluar, hawa dingin
langsung menghampirinya. Ia melirik jam tangannya. Jam 01.45. Via kembali masuk
ke tenda untuk mengambil cardigan cokelatnya. Setelah memakai cardigan, Via pun
kembali keluar untuk mencari Ify. Via melihat ke sekelilingnya.
‘Mungkin si Ify ke danau’ batin Via. Via pun
berjalan kearah danau. Dan benar saja. Ify berada disana. Via tersenyum lega.
Via pun mendekati Ify. Via menyentuh bahu Ify yg sedang membelakanginya. Ify
menoleh
“Via?” kaget Ify. “Ngapain kesini?” tnya Ify.
“Lo tuh yg ngapain kesini?? Gue nyariin lo tauu” geram Via
sambil duduk di sebelah Ify.
“Yaa lagi pengen kesini aja. Lo belum tidur?” tnya Ify
“Gue tadi udh tidur. Tpi kebangun lgi, & ngeliat lo
gaada didalam tenda” jawab Via
Ify nyengir, “Hehe maap” ujarnya
“Gpp. Lo tdi gak tidur?” tnya Via
“Gue gak bisa tidur” jwab Ify. Kemudian, terjadi keheningan
di antara keduanya.
Via menatap wajah Ify yg berada disebelahnya. Wajah yg
manis. Ah, wajar saja banyak pemuda yg menyukai gadis ini. Bahkan mencoba untuk
menarik hatinya. Wajah Ify memang sangat manis. Apalagi klu sedang tersenyum.
Via menundukkan kepalanya. Andaikan ia bisa melakukan sesuatu agar sahabatnya
bisa bahagia.
Ify berdiri dri duduknya, “Balik ke tenda yuk, Vi!” ajak
Ify
Via mendongak menatap Ify. Kemudian ia tersenyum &
mengangguk. Mereka berjalan ke tenda. Hening selama didalam perjalanan ke
tenda. Via & Ify sibuk dg pikirannya masing-masing.
#Di Tenda
“Fy, lo tidur duluan aja ya!” ujar Via. Ify mengangguk.
Kemudian Ify membaringkan tubuhnya, & mulai memejamkan matanya. Ify pun
tertidur
Via menatap wajah Ify yg sedang tertidur. Wajah yg terlihat
sangat tenang. Namun, siapa yg tau dg isi hati Ify?
Via mengalihkan pandangannya ke Shilla
yg berada di sebelah kanannya. Shilla juga tak kalah manisnya dg Ify. Namun,
diantara mereka bertiga, Shilla lah yg paling modis penampilannya. Via menghela
nafas panjang. Semoga kisah Ify & Shilla bisa berakhir Happy Ending.
Semoga..
Waktu menunjukkan pukul 7 pagi. Seluruh peserta sibuk
menyiapkan diri. Ada yg mandi, membereskan peralatan, melepas tenda, dll.
Kecuali RAC & SIS. Mereka sudah membereskan peralatan mereka sejak kemarin.
Bahkan, setiap mereka selesai mandi, mereka kembali mengecek & membereskan
barang2 mereka. Tadi pagi, RAC & SIS sudah melepas tendanya Jadi sekarang,
mereka hnya sibuk memperhatikan peserta lain yg sibuk dg urusannya
masing-masing. RAC & SIS sedang duduk di bawah pohon akasia.
“Eh iya. Btw, kita belum buka hadiahnya kan?” tnya Via yg dibalas anggukan oleh yg lain.
“Buka aja yuk!” ujar Cakka. Mereka pun membuka hadiah
masing-masing. Rio-Ify, Cakka-Shilla, Alvin-Via.
Ify mebuka kadonya. Dan ia mendapatkan 1 pasang gelang
bertuliskan ‘I love You’ & ‘I Love You too’ , 1 pasang topi
berwarna abu-abu putih, 1 tas ransel hitam, & 1 tas selempang turquoise.
“Tas selempangnya buat gue!” seru Ify.
Rio memutar kedua bola matanya. “Iya” jawabny singkat.
“Topinya kan sama warnanya, 1 untuk lo, & 1 untuk gue.
Nah, gelangnya lo mau yg mana?” tnya Ify.
Rio Nampak berpikir. Kemudian ia mengambil gelang
bertuliskan ‘I Love You’, “gue ambil yg ini”
Ify mengangguk, “Oke”
Shilla juga sibuk membuka hadiahnya. CakShill mendapat
hadiah 1 tas ransel cokelat, 1 tas selempang fuchsia, 1 pasang topi berwarna
hitam-putih, & 1 pasang gelang bertuliskan ‘LOVE’ & ‘YOU’.
“Gue tas fuchsia ya!” ujar Shilla diselingi cengirin
khasnya.
“Oke, gue ambil gelang yg ‘LOVE’!” ujar Cakka juga.
Shilla pun setuju
Sekarang gentian AlVia. Mereka mendapatkan 1 tas ransel
biru dongker, 1 tas selempang ungu baby, 1 pasang topi putih, & 1 pasang
gelang bertuliskan ‘Me and You’ & ‘You and Me’ . Via langsung
mengambil tas ungu baby, 1 topi, & gelang ‘You and Me’
“Gue ini ya, Vin!” ujar Via sambil memperlihatkan
barang2nya. Alvin mengangguk. RiFy, CakShill, & AlVia langsung memakai
gelang couple mereka masing-masing.
‘Kepada seluruh peserta Kemah Alam Global Nusantara,
harap segera menaiki bus. Karena sebentar lagi kita akan pulang’ Bu Ira
memberi pengumuman.
RiFy, CakShill, & AlVia segera mengambil barang-barang
mereka yg berada didepan lipatan tenda masing-masing. Mereka pun berlari-lari
kecil menuju bus.
Didalam bus, Bu Ira & Pak Dave sibuk mengabsen peserta.
Kali ini, RAC & SIS duduk berdekatan. RiFy, CakShill, & AlVia. AlVia
berada diseberang RiFy, & CakShill berada didepan AlVia. Mereka berenam
sibuk bercanda. Keadaan mulai membaik. AlVia semakin mengembangkan senyumnya
saat melihat CakShill & RiFy yg terus bercanda.
>>1
jam kemudian
Langit
mulai mendung. Bus msih dipertengahan jalan. Minggu. Ah, akhir weekend. Orang2
yg sedang berlibur sibuk pulang. Yah, jadilah macet seperti sekarang ini.
Keadaan didalam bus mulai sepi. Masing2 sudah mulai bosan dg keadaan sekarang.
RAC & SIS sedang merundingkan sesuatu di BBM. Cakka & Rio pun mengambil
gitar, & mulai memasuki intro sebuah lagu.
-Shilla-
Written in these walls are the stories that I can't
explain
I leave my heart open but it stays right here empty for days
I leave my heart open but it stays right here empty for days
-Cakka-
She told me in the morning she don't feel the same
about us in her bones
Seems to me that when I die these words will be written on my stone
Seems to me that when I die these words will be written on my stone
-AlVia-
And I'll be gone, gone tonight
The ground beneath my feet is open wide
The way that I been holding on too tight
With nothing in between
And I'll be gone, gone tonight
The ground beneath my feet is open wide
The way that I been holding on too tight
With nothing in between
-ALL-
The story of my life
I take her home
I drive all night to keep her warm
And time... is frozen (the story of, the story of)
The story of my life
I give her hope
I spend her love
Until she's broke
Inside
The story of my life (the story of, the story of)
The story of my life
I take her home
I drive all night to keep her warm
And time... is frozen (the story of, the story of)
The story of my life
I give her hope
I spend her love
Until she's broke
Inside
The story of my life (the story of, the story of)
-Ify-
Written on these walls are the colors that I can't change
Leave my heart open but it stays right here in its cage
Written on these walls are the colors that I can't change
Leave my heart open but it stays right here in its cage
-Rio-
I know that in the morning now I see us in the light
upon a hill
Although I am broken, my heart is untamed, still
Although I am broken, my heart is untamed, still
-CakShill-
And I'll be gone, gone tonight
The fire beneath my feet is burning bright
The way that I been holding on so tight
With nothing in between
And I'll be gone, gone tonight
The fire beneath my feet is burning bright
The way that I been holding on so tight
With nothing in between
-ALL-
The story of my life
I take her home
I drive all night to keep her warm
And time... is frozen (the story of, the story of)
The story of my life
I give her hope
I spend her love
Until she's broke
Inside
The story of my life (the story of, the story of)
The story of my life
I take her home
I drive all night to keep her warm
And time... is frozen (the story of, the story of)
The story of my life
I give her hope
I spend her love
Until she's broke
Inside
The story of my life (the story of, the story of)
-Alvin-
And I been waiting for this time to come around
But baby running after you is like chasing the clouds
-Sivia-
And I been waiting for this time to come around
But baby running after you is like chasing the clouds
-Sivia-
The story of my life
I take her home
I drive all night to keep her warm
And time is frozen
I take her home
I drive all night to keep her warm
And time is frozen
-RiFy-
The story of my life
I give her hope (give her hope)
I spend her love
Until she's broke (until she's broke inside)
Inside
The story of my life (the story of, the story of)
I give her hope (give her hope)
I spend her love
Until she's broke (until she's broke inside)
Inside
The story of my life (the story of, the story of)
-ALL-
The story of my life
The story of my life (the story of, the story of)
The story of my life
The story of my life
The story of my life (the story of, the story of)
The story of my life
Seluruh orang yg berada didalam bus bertepuk tangan riuh.
Mungkin, suara hujan yg mulai turun pun tak bisa mengalahkan suara mereka. Hawa
dingin pun tak mampu mengalahkan kehangatan didalam bus.
Ya. Kebersamaan tidak akan pernah usai, jika kita terus
berkumpul dg orang2 yg kita sayangi.
***
#ToBeContinued;)
Alhamdulillaaaahhhhhhh..
Gue selesaiin part 14 ini dalam wktu 1 hari! ;)
Hnya mungkin gue bru sempet
ngepost nya sekarang:3
Terus baca cerpen/cerbung
gue yaa
Semoga kalian suka sm semua
karya gue:)
Maaf klu ceritanya
berlebihan, atau ada yg typo:3
Hehe, gue kan Cuma manusia
biasaaa..
Hoho, Follow Twitter writer
- @KarimaMdna_
Thankyuuu.. Bubayyy:* {}

0 komentar:
Posting Komentar