Akhir
dari Penantianku *Part 3 (Special CakShill)
Gadis
ini sedang duduk memeluk lututnya. Angin malam yg berhembus kencang tidak
dihiraukannya. Gadis ini sedang melamun. Mengingat semua kejadian yg dulu
pernah dialaminya. Butiran bening yg sedari tadi ditahannya pun akhirnya
menetes, melewati pipi putihnya. Gadis ini adalah.. Shilla.
*Flashback on*
Shilla
sedang bersenandung kecil sambil membaca novel di salah satu bangku café
outdoor di dekat rumahnya. Tiba-tiba, ada sepasang tangan kokoh yang menutup
kedua matanya. Shilla mendengus, ‘Pasti cakka’ batinnya. Cakka & Shilla
merupakan sepasang kekasih yg telah menjalin hubungan selama kurang lebih 2
tahun.
“Cakkaaa…
Aku tau kok, klu itu kamuu” gemasnya.
Cakka menggaruk tengkuknya yg tidak gatal, lalu duduk
disamping Shilla.
Shilla terkekeh, “Ada apa?” tnyanya lembut.
“Gpp sih. Cuma pengen nemenin kamu aja” jwabnya sambil
tersenyum lembut. Shilla membalas senyuman itu.
Tiba-tiba.. Drrt drrtt
HP Cakka bergetar tanda ada panggilan masuk. Cakka menatap layar
I-Phone nya lalu menoleh kearah Shilla.
“Shill, aku angkat telpon dulu ya” izinnya. Shilla hanya
menjawabnya dgan anggukan kepala. Cakka pun pergi menjauh dari Shilla. Shilla
melihat kearah Cakka yg sedang berbincang-bincang dgan seseorang.
Cakka kembali ketempat Shilla berada(?). “Shill, aku pergi
dulu ya. Ada urusan bentar” pamit Cakka. Shilla menganggukkan kepalanya. Cakka
pun brllu dri hadapan Shilla. Shilla menatap heran kearah Cakka yg mulai
menjauh. ‘Knpa Cakka sering pergi gini sih?’ batinnya. ‘Mending gue ikutin aja
deh’ batinnya lagi. Lalu Shilla pun menutup novelnya & menyimpannya didalam
tas kecil yg telah ia bawa. Shilla pun membuntuti Cakka. Ia menaiki taxi untuk
mengikuti Cakka.
#Taman
‘Hah? Taman? Ngpain si Cakka ke taman?’ batin Shilla
bertanya-tanya saat ia tau klu Cakka pergi ke taman. Ia ttp mengikuti Cakka
secara diam-diam. Dan dilihatnya Cakka yg menemui seorang gadis manis yg sedang
duduk di bangku taman. Dilihatnya si gadis itu memeluk tubuh tegap Cakka sangat
erat sambil tersenyum sumringah. Hati Shilla sangat sakit melihat kejadian itu.
Air matanya menetes. Didengarnya samar2 si gadis mengucapkan kata ‘thanks kka’.
Dan dilihatnya juga, Cakka yg membalas pelukan gadis itu. Shilla
menggeleng-gelengkan kepalanya, lalu berlari meninggalkan taman. Samar2,
terdengar suara Cakka yg berteriak memanggil namanya. Namun, Shilla tidak
menghiraukannya & terus berlari menjauh.
***
Cakka berjalan santai di taman kota. Agni-sahabat Cakka-
tadi menelponnya & mengajaknya bertemu di taman. Dilihatnya Agni yg sedang
duduk di bangku taman, membelakanginya. Cakka menyentuh bahu Agni, “Hai, Ni!”
sapanya. Agni menoleh & langsung memeluk erat Cakka.
“Aaa… Thanks kka… Thanks bgett” ujar Agni
Cakka terkekeh kecil, “Thanks? Thanks buat apa?” tnya Cakka
“Gue balikan sama Riko.. Dan itu semua karna lo” jawab Agni
Cakka membalas pelukan Agni. “Ciee.. Selamat yaa, PJ buat
gue pastinya special dongg” godanya
Agni melepas pelukannya, “Lo tuh yaa! Klu masalah duit aja,
langsung connect” kesalnya diikuti kekehannya
Cakka tertawa. Lalu dilihatnya seorang gadis yg sangat
dikenalnya, sedang menangis dibelakang pohon krn -mungkin- melihat kejadian
Cakka berpelukan dgan Agni. Gadis itu, Shilla.
Cakka melihat Shilla yg menggeleng-gelengkan kepalanya,
lalu berlari meninggalkan taman. Reflex ia berteriak, “SHILLA!”.
Agni menoleh kearah gadis yg dipanggil Cakka. “Shilla itu
pacar kamu kn?” tnyanya. Cakka mengangguk.
“Kejar dia! Dia pasti salah paham” perintah Agni
Cakka kembali mengangguk, lalu mulai berlari. Baru saja
Cakka berlari..
“CAKKA!” panggil Agni
Cakka menoleh kearah Agni. Agni berjalan mendekat kearah
Cakka.
“Gue mau pamit. Malam ini, gue pindah ke Jogja. Gue juga
minta maaf, krn gara2 gue, Shilla jadi salah paham sama lo” ujar Agni panjang lebar
Cakka tersenyum, “Gpp kok, Ni. Yawdah, hati-hati ya. Salam
buat Riko & ortu lo” ujar Cakka. Agni mengangguk
“Gue duluan” pamit Cakka. Lalu, ia pun berlari meninggalkan
Agni, & menaiki motor ninja merah miliknya. Ia menuju kerumah Shilla
#Rumah Shilla
Shilla menutup pintu rumahnya dengan kasar. Saat ini, mama
& papa nya berada di luar negeri. Dirumah, ia hnya bersama Bi Imah &
Pak Anto(sopirnya). Tapi utk hari ini, Bi Imah & Pak Anto sedang pulang
kampung. Wajar saja, ini adlh hari libur.
Shilla berlari kearah kamarnya yg berada dilantai 2. Ia
langsung ke balkon kamarnya, dan menangis sejadi-jadinya.
“Lo jahat kka.. Lo jahat!” teriaknya
“Lo tega sama guee… Gue benci sama lo!” teriaknya lagi
Terdengar suara klakson motor didepan rumahnya. ‘Cakka’
batinnya
Dan ternyata benar. Ia pun
mengirim SMS ke Cakka.
***
Cakka baru saja sampai didpan rumah Shilla. Ia pun langsung
mengetuk pintu rumah Shilla. Tiba-tiba, HP nya bergetar. Tanda ada pesan masuk
_________________________
Sender : Ashilla my Queen<3
Aku minta maaf, klo aku ga
bisa
menjadi apa yg kamu mau
Jadi, untuk saat ini
aku minta, kita Putus
Biarin aku sendiri
Aku mau mengintrospeksi
diri
aku.
Thx krna kamu udah mengisi
hari-hari aku selama 2
tahun ini
_________________________
Cakka menggelengkan kepalanya. Lalu, didengarnya suara
langkah kaki dari arah dalam rumah Shilla. “Shill, aku bisa jelasin semuanya”
bujuk Cakka.
Shilla berada dibalik pintu, duduk. “Maaf, kka. Keputusan
aku udah bulat” balasnya
“Ayolah, Shill.. Kamu salah paham..” bujuk Cakka lagi
“Salah paham? Salah paham gimana? Jelas-jelas kamu pelukan
sm perempuan lain didepan aku! Salah paham apa maksud kamu? Pokoknya, aku minta
Putus! Aku benci kamu Cakkaa” teriak Shilla emosi. Ia pun menangis lagi. “Pergi
lo dari rumah gue!” usirnya kasar.
Cakka terdiam, ‘lo gak tau yg sebenarnya, Shill’ lirihnya.
Lalu, Cakka meninggalkan rumah Shilla..
*Flashback off*
Air
mata Shilla terus menetes, jika ia mengingat semua kejadian itu.
“Gue masih sayang sm lo, kka..”
gumamnya lirih. Sangat lirih
Shilla
masih terus menangis. Sampai akhirnya, ia memutuskan untuk tidur.
----------
Pemuda
ini memainkan gitarnya asal. Sekelebat kenangan itu kembali terbayang di
pikirannya. Pemuda ini adalah Cakka
Sampai
saat ini, ia masih merasa bersalah. Bayang kejadian beberapa tahun silam, terus
berkeliaran dibenak & pikirannya.
“Andai
lo tau, Shill. Gue msih sayang bget sama lo.. Wktu itu, lo Cuma salah paham…”
lirihnya sambil melihat selembar foto yg masih ia simpan selama kurang lebih 4
tahun ini. Foto itu merupakan fotonya bersama Shilla, saat mereka kelas 8 SMP.
Tepatnya, saat mereka liburan bersama teman-teman mereka(Alvin, Via, Ify, Rio
*Ceritanya, mereka ini satu SMP #Ngerti gak? Semoga ngerti deh! XD wkwk) ke
Puncak. Lalu ia menyimpan kembali foto itu kedalam dompetnya. Ia pun melupakan
sejenak masalahnya. Ia pun tidur..
***
#To Be Continued ;)
Hai haiii! Gimana part 3 nya? Seru
atau gaje?
Di part ini, gue buat special
CakShill.. ;3 hehe
Buat kk Cakka & kk Shilla, maaf
klo kalian gak suka sm cerita ini..
Just for fun kok!
Nah, yg bagian *Flashback* nya,
feel nya dapet gak? :D semoga dapet deh yaa
Oiya, Comment nya jgan lupa yaa;)
Kritik, saran, & request kalian
sllu aku terima:)
Buat kalian yg mau kenal lebih dekat
dgan aku, follow twitter aku ==) @KarimaNadaMdna ;)
Hehe, tunggu part-4 nya yaaaaaa;)
Dadaaaaaaaahhhhhhh :*

0 komentar:
Posting Komentar