Jumat, 14 Februari 2014

Akhir dari Penantianku *Part 4

Diposting oleh Nad di 05.08
Ini dia part-4 nyaa.. ;)
Makasih buat kalian yg mau baca cerbung ini:)
***

Akhir dari Penantianku *Part 4

          Pagi ini, SIS sedang berada di taman belakang sekolah yg sangat cocok untuk menenangkan pikiran.
Mereka sedang asyik dgan dunianya masing-masing. Ify & Shilla yg termenung, Via yg sibuk dgan BB nya.
Via yg merasa tidak nyaman dengan suasana hening seperti ini, langsung membuka suara, “Habis ini kan pelajaran kesenian, nih. Nah, Bu Winda kan bilang, hari ini ambil nilai vocal. Kalian nanti mau nyanyi lagu apa?” tnyanya.
Ify tersadar dari lamunannya, “Emm, rahasia donggg” jwab Ify sambil menjulurkan lidahnya. Via manyun mendengar jawaban Ify, “Iihh.. Lo gtu deh, Fy.. Eh, Shill. Lo mau nyanyi lagu apa?”
Shilla Nampak berfikir sebentar. “Gue… nyanyi lagu Rangkaian Kata-nya Gita Gutawa” jwabnya mantap
Ify & Via reflex menoleh kearah Shilla. Mereka tau betul maksud dari lagu itu. Krna, lagu itu merupakan lagu favorite mereka bertiga. Ify & Via menatap Shilla dgan tatapan yg sulit diartikan. Shilla yg ditatap seperti langsung tersenyum miris, “Udah deh. Gak usah ngeliat gue kyk gtuu..”
Ify tersenyum lembut, “Sabar ya, Shill. Kebenaran pasti akan terungkap” tuturnya. Via menganggukkan kepalanya,
“Iya, Shill. Semuanya pasti akan berakhir indah, kok! :)” balas Via. Ya, Ify & Via sudah tau semuanya. Cakka telah menceritakan semua kejadian itu.
Shilla menaikkan sebelah alisnya, “Maksud kalian?” tnyanya bingung
Ify & Via tersenyum misterius. “Ntar lo bakalan tau, kok” kata Ify
Shilla memutar kedua bola matanya. “Btw, Via. Lo mau nyanyi lagu apa nnti?” tnyanya
Via tersenyum, “Gue nyanyi lagunya BLINK. Jatuh Cinta Lagi (Guys! Anggep aja, personil BLINK itu bukan Ify & Via:3 hehe :v)”.
“Haduuhhh.. Iya deh iyaa, percaya deh yg lagi seneng:p” goda Ify
Via mengerucutkan bibirnya, “Biasa aja kali”
Ify & Shilla tertawa melihat ekspresi Via yg sangat lucu. Tawa mereka berdua terhenti saat mereka mndengar bel masuk yg sudah berdering. Mereka pun bergegas masuk ke kelas mereka yg berada di Lantai 2 untuk mengambil buku yg diperlukan, & berlari-lari kecil menuju Ruang Kesenian yg berada di Lantai 3..

          #Ruang Kesenian
          “Baik anak-anak. Seminggu lalu, ibu sudah memberi tau kalian klu hari ini kita akan mengambil nilai vocal. Oke, kita mulai dari absen pertama. Alvin Jonathan” Bu Winda mulai memanggil nama-nama muridnya.
          Alvin pun maju & duduk di kursi yg telah disediakan. “Saya akan menyanyikan sebuah lagu yg berjudul Cuma Kamu (Anggep aja yg nyanyi bukan Bagas-Difa:p Soalnya nama mereka nnti ada yg gue masukin ke cerbung ini. Tapi untuk part yg keberapa, liat aja nnti:p wkwk)”.

Ada apa, dengan diriku
Saat jumpa dirimu
Kau tersenyum, ku jatuh cinta
Inikah namanya cinta?

Kau buat aku, ingat s’lalu padamu
Ingin kumiliki, hatimu untukku

Kamu, Cuma kamu
Cuma Cuma Cuma Cuma kamu
Yang ku mau
Satu, Cuma Satu
Cuma Cuma Cuma Cuma satu
Yang kumau

          ‘prok prok prok’ semua yg berada diruangan itu bertepuk tangan.
          “Baik, Alvin. Suaramu sudah sangat bagus. Selanjutnya, Alyssa Saufika. Silahkan kamu maju” perintah Bu Winda.
          Ify berjalan kearah kursi yg tadi diduduki oleh Alvin. “Saya akan menyanyikan sebuah lagu, yg saya tujukan untuk seseorang” ujarnya.

Telah, lama aku bertahan
Demi cinta wujudkan sebuah harapan
Namun kurasa cukup kumenunggu
Semua rasa telah, Hilang..

Sekarang aku tersadar
Cinta yang kutunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu, tak cinta lagi..

Semua yg berada diruangan itu terhanyut dengan suara Ify. Tak terkecuali Rio.

Dahulu kau lah segalanya
Dahulu hanya dirimu yang ada dihatiku
Namun sekarang, aku mengerti
Tak perlu ku menunggu
Sebuah cinta yang subur…

Sekarang aku tersadar
Cinta yang kutunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu, tak cinta..
Lagi…
::Raisa - Apalah Arti Menunggu::

          Ify menyudahi nyanyiannya dengan tersenyum lembut. Semua murid bertepuk tangan riuh. Ify pun kembali ketempat duduknya. Dilihatnya Via & Shilla yg sedang menatapnya kagum.
          “Alyssa, kamu memang sangat hebat. Kamu selalu menghayati setiap lagu yg kamu nyanyikan. Oke, selanjutnya Ashilla, silahkan kamu maju” tutur Bu Winda.
          Shilla maju kedepan & susuk di kursi. “Saya akan menyanyikan sebuah lagu. Dimana lagu ini merupakan lagu favorite saya. Rangkaian Kata – Gita Gutawa” ujar Shilla sambil tersenyum. Cakka menatap dalam Shilla. Ia tau betul lagu itu pasti ditujukan padanya.

Kau pernah bilang cinta
Akulah satu-satunya
Kau bilang ku sempurna
Kau cinta aku s’lamanya
Dan kau tuliskan lagu
Semua tentang diriku
Kau berjanji padaku
Takkan pernah pergi dariku

Semua hanya rangkaian kata
Yang kau sebar ke semua wanita
Oh bodohnya ku sempat percaya

Kamu, sempat buatku berfikir
Semua, yang kita punya nyata
Kamu, dan semua kata-katamu
Semua, Palsu

          Shilla mengakhiri nyanyiannya. Selama bernyanyi, ia hnya memejamkan kedua matanya, mengingat semua kenangannya bersama Cakka.
          “Ashilla, kamu & Alyssa memang sangat cocok. Sama-sama menghayati setiap lagu yg kamu nyanyikan” komentar Bu Winda. “Cakka, sekarang giliran kamu”
          Cakka mengangguk lalu berjalan kearah kursi yg berada didpan. “Oke, guys. Gue mau nyanyi sebuah lagu yang berjudul…”
***

#To Be Continued ;)

Hohoho… Akhirnya part ke-4 selesai juga:D
Haha, gimana gimana? Ceritanya gaje gak?
Seru gak? Atau.. Biasa aja?
Hehe, commentnya jgan lupa yaa;3
Follow juga twitter aku : @KarimaNadaMdna ;)
Tunggu part 5 nya yaa;)

Oke, Byeeeeeee :*

0 komentar:

Posting Komentar

 

Just Ordinary Stories Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos