Kamis, 27 Februari 2014

Akhir dari Penantianku *Part 8

Diposting oleh Nad di 20.47
Akhir dari Penantianku *Part 8

          Jam menunjukkan pukul 11 siang. Kurang lebih 1-2 jam lagi, bus kelas XI-2 akan sampai di lembang. Perjalanan kali ini memang cukup lama. Karena, banyak orang yg liburan ke daerah Bandung. Yap. Karena hari itu memang bisa dibilang weekend. Makanya banyak orang yg liburan bersama keluarga.

#Didalam Bus
          Murid-murid kelas XI-2 terus bercanda. Gelak tawa terdengar. Suasana hidup mulai terasa disini. Tidak seperti tadi yg terkesan sepi. Para guru pendamping sesekali ikut tertawa saat melihat tingkah murid-muridnya.
          Begitu juga dgan RiFy, AlVia, & Cakshill. Mereka terus bercanda dari tadi. Malah, AlVia & CakShill pindah ke tempat duduk yg jaraknya sangat dekat dgan RiFy. AlVia berada di seberang RiFy, CakShill berada dibelakang AlVia. Lelucon” lucu sesekali keluar dari mulut Rio, Alvin, maupun Cakka.

“Hahaha.. Gila lo, kka. Ngakak gue. Hahahaha” ujar Rio disela-sela tawanya. Ya, kali ini Cakka yg mulai ngelawak XD

“Hahaha, iya kka. Gokiiiilll” komentar Via

“Sumpah, lo lucu bget waktu msih kecil! Ngakak parah ini mah” koment Ify juga.

Cakka manyun, “Gue seriuuuss kaliiii” ujarnya kesal.

“Hahahaha, muka lo biasa aja kali, kka… Makin ngakak gue nyaaa” ujar Shilla

Didalam hati Cakka bahagia melihat sahabat-sahabatnya terutama Shilla, bisa tertawa lepas seperti saat ini.
“Gue seneng kita bisa kyk gini lagi. Gue kangeeennn” ujar Via sambil memeluk Shilla yg ada didekatnya.
Ify tersenyum haru, lalu juga ikut memeluk Via & Shilla. RAC hnya tersenyum melihat kejadian itu.
Shilla melepas pelukannya. “Hei, jgan mellow gini dongg.. Kan kita bisa dibilang lagi liburan, nih. Masa sedih-sedihan gini? Harusnya kita ini harus seneng..” katanya sambil mengedipkan sebelah matanya.
Ify & Via mengangguk setuju. Setelah itu, mereka pun kembali bercanda. Suasana menjadi semakin seru, saat RAC & SIS mengajak seluruh peserta Kemah Alam untuk bernyanyi bersama.
Kurang lebih 1 jam kemudian, mereka telah sampai di Wisata Perkemahan, Lembang(Ini ngarang yaaa:3). Mereka pun mulai memasang tenda masing-masing.
Termasuk RAC & SIS. Mereka memasang 2 tenda yg berukuran agak besar.
“Anak-anak, untuk sekarang kalian beristirahat terlebih dahulu. Nanti malam, kita akan mengadakan pesta api unggun. Tunggu informasi selanjutnya” Bu Ira memberi pengumuman.
Murid-murid mengangguk paham. Mereka kembali ke aktivitasnya masing-masing.

Jam menunjukkan pukul 14.00. RAC & SIS selesai memasang tenda. Mereka merapikan pakaian & peralatan lainnya. Setelah selesai, mereka duduk diatas rerumputan. Wisata Perkemahan itu memang sudah di bocking oleh pihak sekolah Global Nusantara. Makanya agak sepi tuh tempat.
Shilla telah selesai merapikan seluruh perlengkapannya. Ia memutuskan untuk duduk di bangku dekat danau buatan yg ada di Wisata Perkemahan itu. Danau itu tak terlalu jauh dari tendanya.
Danau itu cukup luas dan asri. Danau itu ditutupi oleh pohon-pohon yg cukup rindang. Bunga teratai putih & pink tampak mengambang di permukaan danau. Bbrp ekor angsa putih tampak berenang di danau itu. Disekeliling danau, semak-semak ditanam. Sungguh sangat asri & kelihatan sangat segar.
Shilla menghirup nafas dalam-dalam. Di Jakarta, ia tidak bisa seperti ini. Karena, udara di Jakarta sudah bercampur dengan polusi-polusi dari kendaraan maupun dari pabrik. Shilla merasa sangat bersyukur karena ia bisa ketempat seperti ini. Ia memandang danau yg berada didepannya. Ia kemudian berjalan mendekat kearah danau. Ia duduk diatas rerumputan sambil memain-mainkan air danau itu. Tak lama kemudian, ia melihat bayangan Cakka dari permukaan air danau. Ia menoleh kebelakang, & benar saja. Cakka telah berada dibelakangnya. Cakka tersenyum lembut. Lalu ia duduk disamping Shilla. Shilla membalas senyuman Cakka.

“Ngapain disini sendirian? Yg lain tadi pada nyariin” tnya Cakka

“Cuma pengen liat-liat daerah sini aja, sih. Soalnya tadi gue sempet liat tempat ini. Yaudah, akhirnya gue mutusin buat kesini” jawab Shilla tenang

Cakka mengangguk-anggukkan kepalanya. “Yaudah deh klu gtu. Balik yuk! Kasian anak-anak pada nyariin lo” ajak Cakka. Shilla mengangguk. CakShill berjalan beriringan ke tempat teman-temannya.

“Hai semuaa” sapa Shilla ceria setelah sampai ditempat teman-temannya yg kelihatan bingung.

“Shilllaaaaaaaaa.. lo kemana aja sihh??” tnya Via geram.

“Shillaaa.. kita udah capek nyariin looo” kesal Ify sambil cemberut.

“Hehehe, sorry.. Gue tadi ke danau situ tuh..” ujar Shilla sambil cengengesan.

“Hmm, yaudah ah. Lain kali jgan kyk gtu lagi ya!” ujar Ify yg diangguki oleh RAC & Via.

Shilla menaikkan ibu jarinya, “Okedeeehh” tuturnya.

“Ini udah jam setengah 4 sore. Kita mandi di kamar mandi umum disitu aja yuk! Mumpung masih sepi, nih. Daripada udah rame nanti” ajak Rio.

“Bener, tuh. Mending kita mandi sekarang aja. Jadi, nnti kita tinggal nyantai aja” komentar Alvin.

RAC & SIS pun mandi bergantian di kamar mandi umum yg berada tak jauh dari lokasi perkemahan mereka.
          Setelah selesai mandi, RAC & SIS bersantai-santai dibawah pohon akasia yg rindang. Pohon itu berada didekat tenda mereka. Rio & Cakka yg kebetulan membawa gitar, mulai memainkan gitarnya. Dan benar saja, saat jam setengah 5 sore, siswa-siswi XI-2 mulai bergantian mandi di kamar mandi umum yg berada di sekitar perkemahan.

“Untung kita udah mandi dari tadi” komentar Cakka yg diangguki oleh Rio, Alvin, & SIS.
          Mereka kembali bernyanyi-nyanyi riang. Tak lama kemudian, waktunya makan. Mereka membeli makanan di warung yg berada didepan Wisata Perkemahan. Mereka makan dg lahap & terkadang diselingi candaan dari mulut mereka.
***
#ToBeContinued ;)

Part 8 nya selesaaaaiiii^_^
Gimana cerbungnya? Makin ancur ya? :(
Maaf deh yaaa.. Masih amatir soalnya
Yaudah, sekali lagi makasih buat yg mau baca cerbung ini:)
Tunggu part 9 nya yaa;)



Twitter : @KarimaMdna_

0 komentar:

Posting Komentar

 

Just Ordinary Stories Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos