Akhir
dari Penantianku *Part 7
Didalam
perjalanan, RiFy & CakShill tidak ada yg bersuara. Hanya AlVia yg
terus-terusan bercanda. Tempat duduk mereka memang agak berjauhan. Makanya, SIS
yg terkadang paling heboh(piss buat IFC, SH, dan SV :v just story kok!)
sekarang malah hening.
“Eh,
Vi. Rio-Ify sm Cakka-Shilla kpan balik kyk dulu lagi, sih? Capek gue ngeliat mereka
diem-dieman kyk gini” tnya Alvin sambil sedikit melirik kearah RiFy &
CakShill
“Hftt..
Rio-Ify sih gaada masalah yg trllu gimana gtu. Mungkin, krn lama gak ketemu,
mereka jadi canggung gtuu. Lama-kelamaan pasti deket lagi, kok. Nah, klo
CakShill. Hmm, gue gatau lagi mau kyk gimana. Yg jelas, kita harus buat kisah
cinta mereka jadi Happy Ending!” tekad Via
Alvin
mengangguk. “Gue setuju. Walau gimanapun juga, mereka itu sahabat kita. Kita
harus buat mereka bahagia” tekad Alvin juga
Via
tersenyum senang. “Oke. Kita pasti bisa buat mereka balik lagi kyk dulu” ujar
Via semangat.
#RiFy
Ify
sedang asik melihat pemandangan dri luar jendela bus(ceritanya Ify duduk didket
jendela). Sedangkan Rio sedang asik memainkan I-Pod nya. Hening.
“Hmm,
Fy. Kita kyk punya masalah aja deh. Padahal kn, yg punya masalah itu Cakka ama
Shilla. Bukan kita” ujar Rio memecah keheningan sambil terkekeh
Ify
menoleh kearah Rio, lalu terkekeh ringan. “Iya juga, sih” ujarnya. ‘Apa lo
masih belum sadar juga, Yo?’ batin Ify sambil menatap sendu kearah luar
jendela.
“Waduh,
Fy. Kyknya kita bakalan kejebak macet deh” ujar Rio. Ify mengernyit heran
sambil menatap Rio
“Tuh,
liat aja kedepan!” ujar Rio sambil menunjuk kearah jendela depan. Ify mengikuti
arah tangan Rio menunjuk. Ify menepuk keningnya
Gantian
Rio yg mengernyit heran. “Kenapa?” tnya Rio.
“Kan
sekarang ini hari Jum’at, Yo. Nah, orang2 kn bnyak yg mulai libur.. jadilah
mereka pada liburan..” jwab Ify. Rio juga menepuk keningnya, “iya juga ya”
katanya
“Bakalan
lama deh sampainya” ujar Ify sedih
Rio
menatap Ify lembut. “Hey, jangan sedih dong! Daripada lo sedih, mendingan kita
dengerin lagu aja. Nih” ujar Rio sambil memasangkan sebelah earphone nya ke
telinga kanan Ify. Sedangkan Rio sendiri memasang sebelah earphone yg lain
ketelinga kirinya.
Ify
sedikit terkejut melihat perlakuan Rio terhadapnya. Dalam hati Ify tersenyum
senang. Ify menoleh kearah Rio. Dilihatnya Rio yg memejamkan matanya, ‘mungkin
lagi tidur’ batin Ify. Ify pun memutuskan untuk tidur juga.
AlVia
yg berada di seberang bagian belakang RiFy(Ngerti gak? Semoga ngerti deh:D),
tersenyum melihat RiFy yg sudah mulai akrab.
“Semoga
ini awal yg baik buat mereka” komentar Via yg masih menatap RiFy sambil
tersenyum tipis.
“Iya,
gue harap juga gtu” komentar Alvin juga.
#CakShill
Shilla
memainkan HPnya. Ntah apa yg ia lakukan. Cakka
juga melakukan hal yg sama. Namun, sesekali ia melirik kearah Shilla yg
menganggap dirinya tidak ada disitu.
Cakka
menghela nafas lelah. “Shill, sampe kpan lo bakal giniin gue terus?” tnya Cakka
putus asa. Shilla tidak menghiraukannya
“Shill,
please. Dengerin gue… Lo itu salah pa..”
“Salah
paham apalagi, kka? Udah, sekarang jgan bahas masalah itu dulu. Sekarang ini
kita harus fokus sama kegiatan Kemah Alam ini” Shilla memotong omongan Cakka.
“Oke.
Tapi, gue mohon jangan anggap gue gaada.. Jgan pernah cuekin gue lagi.. Sakit
bget rasanya, shill” pinta Cakka
Shilla
menoleh kearah Cakka, lalu tersenyum lembut. “Akan gue usahain” tuturnya
“Janji?”
Shilla
tersenyum, “Gue gak janji, tapi bakal gue usahain”
Senyum
manis mengembang dibibir Cakka. “Thank’s, shill” ujarnya. Shilla mengangguk
#AlVia
“Kyknya
usaha kita gak bakalan sia-sia deh” kata Via
“PD
bget” ejek Alvin
Via
mendelik. “Gue serius Alviin..” kesalnya
Alvin terkekeh. “Iyaiya.. Gue juga
berfikir kyk gtu kok” ujarnya yg dibalas anggukan oleh Via.
# 2 jam kemudian
Rio
terbangun dari tidurnya(Lama bget-_-). Ia merasa, pundak sebelah kirinya terasa
agak berat. Dan ia melihat, Ify yg sedang tertidur dipundaknya.
‘manis’
batin Rio saat melihat wajah Ify. Ia pun mengelus puncak kepala Ify.
“Dari
dulu, lo selalu bisa mmbuat gue ngrasa nyaman saat ada didkat lo” gumam Rio
lirih sambil mencium puncak kepala Ify. “Apa mungkin, gue mulai suka sama lo?
Hmm, biar wktu aja yg menjawab” lanjutnya
Lalu
Rio melihat isi bus yg sepi. Disitu hnya ada ia, Ify, Alvin, & Via yg
sedang tidur.
“Vin,
yg lain kemana?” tnya Rio kpd Alvin.
“Pada
turun, kita berhenti dulu bentar” jwab Alvin sambil memakan snack. Rio hnya
membulatkan mulutnya.
“Terus,
Cakka-Shilla juga kemana?” tnya Rio lagi.
“Mereka
juga turun bareng tadi. Mau beli makanan katanya” jwab Alvin. Rio
mengangguk-anggukkan kepalanya.
Lalu
Rio merasa Ify telah bangun. Dilihatnya Ify yg mulai duduk & mengusap
wajahnya. Ify melihat kesekelilingnya. Lalu pandangannya tertuju kearah Rio.
“Kok
sepi, yo? Udah nyampe ya?” tnya Ify.
Rio
menggeleng, “Belum kok” jwabnya
“Yg
lain kemana?” tnya Ify lagi.
“Kita
lagi berhenti bentar” jwab Rio.
“Oh
gtuu.. Yaudah, kita turun juga yuk!” ajak Ify.
Rio
mengernyit, “Ngapain?” tnyanya balik.
Ify
mendelik, “Haduuhh Marioo.. Ya jalan-jalan laaah” gemas Ify
Rio
tertawa, “Iyadeh. Yuk ah” ujar Rio sambil menarik tangan Ify &
menggenggamnya. Ify tersentak. Ia menatap tangannya yg digenggam oleh Rio.
Kemudian ia tersenyum.
Rio
membalikkan badannya kearah Ify, lalu melepaskan genggamannya. “Kita mau
kemana?” tnya Rio.
Ify
melihat-lihat toko-toko kecil yg ada disitu. Dan pandangannya terhenti di toko
kecil yg menjual baju-baju kaos.
“Kita
kesitu aja, yo!” ajak Ify sambil menunjuk toko yg ia lihat tadi.
Rio
melihat kearah yg Ify mksud. Ia tersenyum, “Lo gak berubah ya! Paling gak bisa
liat toko baju” ujar Rio sambil terkekeh.
Ify
menggaruk kepalanya yg tidak gatal. Lalu mereka pun pergi ke toko itu. Saat
memasuki toko itu, mereka berpapasan dg CakShill.
“Hey!
Kalian beli baju ya?” tnya Ify
“Nggak
kok, fy. Cuma liat-liat aja” jwab Shilla. “Yaudah, kita ke toko sebelah dulu
ya” pamit Shilla yg dibalas anggukan oleh RiFy.
“Semoga
mereka bisa terus kyk gini” gumam Ify sambil menatap CakShill yg berjalan
menjauh.
“Hey,
kok bengong sih?” tnya Rio membuyarkan pandangan Ify.
“Eh,
gpp kok. Masuk yuk!” ajak Ify.
# Didalam Toko
RiFy
sedang melihat-lihat baju yg ada di toko itu. Pandangan Ify tertuju ke baju
kaos pria berwarna kuning-abu abu. Ia pun mengambil baju itu, lalu
memerhatikannya.
“Buat
siapa, Fy?” tnya Rio yg sudah berada dibelakangnya.
“Buat
Bagas” jwab Ify singkat
Rio
meng-o-kan mulutnya lalu tersenyum. ‘lo emang baik bget’ batinnya.
Ify
menghadap kebelakang, dan dilihatnya Rio yg memegang bungkusan berwarna hijau.
“Buat
siapa, yo?” tnya Ify heran.
Rio
tersenyum manis. “Buat lo. Nih” jwab Rio sambil memberikan bungkusan itu ke
Ify. Lalu ia kembali melihat-lihat baju lain.
Ify
memerhatikan bungkusan yg Rio berikan kepadanya. Ia melihat isinya, dan
ternyata merupakan baju lengan pendek berwarna merah-hitam. Baju itu sangat
manis. Model bajunya memang model yg sangat Ify sukai. Ia pun tersenyum.
Ia
kembali melihat-lihat ke bagian baju pria. Dan pilihannya tertuju ke baju
lengan panjang, yg memiliki motif garis berwarna merah-putih-hitam yg kelihatan
mirip dg baju yg Rio belikan tadi. Ia pun mengambilnya. Ia berjalan kearah Rio
yg sedang duduk di kursi yg disediakan didalam toko.
“Yo,
kira-kira ini baju bagus gak?” tnya Ify sambil melihatkan baju yg ia ambil tadi
ke Rio.
Rio
nampak berfikir. “Bagus kok, Fy. Keren bget” jwabnya.
Ify
tersenyum tipis, “Berarti ini buat lo!” ujarnya.
“Kok
gtu sih?” tnya Rio.
“Tadi
kn lo beliin gue baju. Nah, sekarang gue yg beliin lo baju” tutur Ify.
Rio
terkekeh. “Yaudah deh. Mksih yaa..” ujar Rio tulus.
Ify
mengangguk. “Gue bayar bajunya dulu ya” pamit Ify lalu berjalan kearah Kasir.
Setelah
itu, Ify memberikan bungkusan yg berisi baju kaos tadi ke Rio. “Nih bajunya”
kata Ify.
Rio
menerima bungkusan itu, “Makasih ya, Fy” ujarnya.
“Seharusnya
gue yg bilang makasih” kata Ify
“Yaelah..
Udah ah, balik ke bus yuk!” ajak Rio. Ify menganggukkan kepalanya. Mereka pun
kembali ke bus.
***
#To Be
Continued ;)
Yeeeee selesaaaaiiiii:D
Gimana cerita mereka selama dalam
kegiatan Kemah Alam?
Apakah Rio-Ify akan ttp dekat &
akrab seperti tadi?
Apakah Shilla akan kembali dekat dg
Cakka seperti dulu?
Nah, baca ada di part” selanjutnya;D
Okeee, byeee:*
Twitter : @KarimaMdna_ (==
Difollow yaah! ;) wkwkwk

0 komentar:
Posting Komentar